PT Best Profit Futures Surabaya

Penyebab Hidung Tersumbat

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – HIDUNG tersumbat merupakan salah satu gangguan kesehatan yang sering mengganggu. Penyebabnya bisa datang dari berbagai hal.

“Sumbatan hidung bisa karena penebalan mukosa atau rinitis.

Bisa juga karena anatomi tulang rawan hidung (septum) yang bengkok, atau penyumbatan karena kotoran hidung yang ada karena kekeringan di rongga hidung,”

kata Dr. Rusdian Utama Roeslani, SpTHT-KL, spesialis THT dari Rumah Sakit Gandaria. (BEST PROFIT FUTURES)

Dalam seminar mengenai gangguan hidung tersumbat di Decanter Restaurant, Plaza Kuningan, Jakarta, Rabu (3/11/2014),

dr. Rusdian mengatakan bahwa gangguan hidung tersumbat yang umum terjadi dan sering mengganggu,

disebabkan oleh flu atau rinitis alergi.

Flu sering terjadi pada masa pancaroba seperti saat ini dan disebabkan oleh infeksi virus. Flu dapat ditularkan melalui percikan batuk,

bersin akibat kontak dengan mereka yang sedang mengalami gejala flu, atau dengan benda-benda lain yang tercemar virus penyebab flu.

“Infeksi virus penyebab selesma (common cold), dan flu menyerang saluran pernapasan atas. Sering menimbulkan gejala,

salah satunya hidung tersumbat. Lapisan mukosa yang mendeteksi virus akan membengkak dan membuat hidung tersumbat,” tuturnya.

Sementara itu, rinitis alergi lebih disebabkan oleh berbagai jenis alergen (agen penyebab alergi), di antaranya virus, bakteri, dan jamur.

“Rinitis alergi merupakan reaksi abnormal dari sistem kekebalan tubuh terhadap zat tertentu yang dianggap asing oleh tubuh,” jelasnya.

Untuk mencegah hidung tersumbat, rutin membersihkan hidung, dengan air larutan garam adalah cara terbaik untuk mencegah alergi

di samping mencuci lendir hidung berlebih. Mengatasi hidung tersumbat juga dapat dengan mengonsumsi obat yang mengandung dekongestan.(BEST PROFIT FUTURES)

kepercayaan konsumen tiba-tiba jatuh ke terendah setahun pada bulan Oktober karena warga Amerika pesimis pada prospek perekonomian di tengah kampanye debat pemilihan presiden.

Indeks sentimen awal University of Michigan menurun menjadi 87,9 dari 91,2 pada bulan September,

menurut laporan Jumat. Yang lebih lemah dari perkiraan terendah dalam survei Bloomberg terhadap para ekonom.

Kenaikan yang berkelanjutan dalam pembayaran para pekerja tetap sulit dipahami bahkan ditengah perusahaan terus menambah lapangan pekerjaan karena laju yang solid,(BEST PROFIT FUTURES)

serta ketidakpastian politik dapat menahan rasa percaya diri. Pada saat yang sama, biaya bahan bakar yang masih murah dan prospek kerja

meningkatkan akan membantu mendukung belanja konsumen, yang menyumbang sekitar 70% untuk perekonomian.

Meski begitu, margin konsumen mengharapkan partai Demokrat Hillary Clinton untuk memenangkan

pemilu melebar pada bulan Oktober untuk kesenjangan 46 poin persentase, dari 34 poin pada September.(BEST PROFIT FUTURES)

Sumber dari http://lifestyle.okezone.com