PT Best Profit Futures Surabaya

Pengumuman BBM Dihadiri 4 Menteri

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Pemerintahan Joko Widodo-JK berencana membuat kebijakan baru terkait Bahan Bakar Minyak (BBM)

subsidi awal tahun depan. Untuk itu, pada pukul 09.00 WIB akan Presiden beserta empat menteri akan mengumumkan kebijakan tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil sebelum memasuki ruang kantornya. Sofyan datang ke kantornya pukul 08.00 WIB (BEST PROFIT FUTURES)

“Iya nanti ya jam 09.00 WIB,” sebut Sofyan di Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (31/12/2014).

Sofyan menambahkan, nantinya pengumuman ini dihadiri oleh empat menteri.

Namun dirinya tidak menjelaskan, kebijakan BBM subsidi baru apa yang akan diambil.

“Nanti ada empat menteri, Menteri ESDM, Menteri Keuangan, dan Menteri BUMN. Nanti saja,” kata Sofyan.(BEST PROFIT FUTURES)

Sofyan yang mengenakan baju batik warna cokelat lengan panjang ini pun langsung menuju ruang kantornya dan menuju lift.

“Iya sudah (dihitung) dampak penghematannya, pokoknya nanti jam 09.00 WIB,” tukasnya.

Bursa saham Jepang naik ke level tertinggi dalam empat bulan,

karena minyak melonjak dan Hillary Clinton tampaknya memperketat cengkeramannya pada pemilihan presiden AS bulan November mendatang.

Indeks Topix naik 0,7% ke 1,360.32 ke level tertinggi sejak Juni pada istirahat perdagangan di Tokyo, dipimpin oleh penjelajah dan produsen energi. (BEST PROFIT FUTURES)

Saham-saham kembali diperdagangkan setelah liburan di Jepang pada hari Senin, ketika ekuitas global menguat dan

setelah debat kedua presiden AS menambahkan ke spekulasi bahwa Clinton akan menang atas Donald Trump.

Minyak menguat ke level tertinggi dalam lebih dari setahun setelah dua produsen terbesar minyak mentah di dunia, Arab Saudi dan Rusia,

mengatakan mereka siap bekerja sama untuk membatasi produksi.

Yen diperdagangkan di level 103,99 per dolar, melemah untuk hari kedua.

Rusia bersedia untuk bergabung dengan upaya Organisasi Negara Pengekspor Minyak untuk menstabilkan pasar,

membutuhkan baik pembekuan atau pemotongan untuk tingkat produksi saat ini, kata Presiden Vladimir Putin, pada hari Senin. (BEST PROFIT FUTURES)

Banyak produsen di luar kelompok telah menyatakan kesediaan untuk bekerja sama terkait pembatasan produksi, kata Menteri Energi dan Industri Arab Saudi Khalid Al-Falih, menambahkan bahwa ia “optimis” akan ada kesepakatan yang bisa mengangkat harga minyak setinggi $ 60 per barel pada akhir tahun.

Sumber dari http://economy.okezone.com