PT Best Profit Futures Surabaya

Penampakan Galaxy S6 Semakin Jelas

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Bila sebelumnya masih sebatas spekulasi, bocoran pertama ponsel penerus Galaxy S5 akhirnya muncul. Bahkan ponsel yang disinyalir bakal punya nama Galaxy S6 itu sudah dalam kondisi menyala dan bisa dioperasikan.

Wallpaper yang digunakan juga punya ciri khas Samsung yang merupakan gambar abstrak yang diisi variasi warna cerah. Selain itu tampak dari tampilan notifikasinya, sepertinya Galaxy S6 telah mengadopsi basis Android 5.0 Lollipop.(Best Profit Futures)

Samsung juga terlihat menonjolkan desain baru pada Galaxy S6. Terlihat sebagian besar material yang digunakan telah berganti dari yang tadinya didominasi plastik, jadi menggunakan metal. Bila benar, artinya spekulasi terdahulu yang menyebut Samsung akan menggunakan desain anyar pada Galaxy S6 bakal terbukti.(Best Profit Futures)

Sementara soal spesifikasinya masih belum berubah dari gosip sebelumya. Seperti detikINET kutip dari Phone Arena, Rabu (31/12/2014), Galaxy S6 kemungkinan akan dibenamkan prosesor 64 bit Snapdragon 810 dengan besaran RAM 3 GB atau 4 GB.

Sedangkan bentang layarnya kemungkinan memiliki ukuran sekitar 5,2 inch atau 5,5 inch. Dan tentunya resolusinya sudah mendukung QHD (2560×1440 pixel) yang telah menjadi standar saat ini untuk ponsel-ponsel di kelas premium.

Menariknya, Galaxy S6 juga disebutkan akan punya 2 varian. Adapun perbedaannya terletak di teknologi layarnya, dimana salah satunya dikatakan bakal mengusung teknologi layar ‘edge’ seperti yang telah digunakan pada Galaxy Note Edge.

Minyak rebound dari penutupan terendah dalam delapan minggu karena OPEC mengatakan membuat upaya diplomatik terakhir menuju mengamankan kesepakatan untuk membatasi produksi dan menstabilkan harga.

Minyak berjangka naik sebanyak 2,2 persen di New York setelah jatuh 4,3 persen pada tiga sesi sebelumnya. Qatar, Aljazair dan Venezuela memimpin mendesak untuk menyelesaikan kesepakatan, sementara Arab Saudi, Irak dan Iran telah berselisih mengenai bagaimana membagi pemotongan hasil yang disepakati pada pertemuan bulan September di Algiers, menurut sebuah delegasi yang akrab dengan pembicaraan. Cadangan minyak mentah AS diperkirakan akan menguat untuk minggu ketiga, menurut survei Bloomberg sebelum data dari pemerintah, hari Rabu.

(Best Profit Futures)

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember naik sebanyak 94 sen menjadi $ 44,26 per barel di New York Mercantile Exchange, dan berada di $ 44,11 pada pukul 13:56 siang di Hong Kong. Kontrak WTI turun 9 sen menjadi $ 43,32 pada hari Senin, penutupan terendah sejak 19 September. Total volume perdagangan sekitar 86 persen di atas rata-rata 100-hari. Harga WTI turun 1,5 persen pada pekan lalu.(Best Profit Futures)

Minyak Brent untuk pengiriman Januari naik sebanyak 85 sen, atau 1,9 persen, ke $ 45,28 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak Brent turun 32 sen menjadi $ 44,43 pada hari Senin, penutupan terendah sejak 10 Agustus. Minyak acuan global untuk pengiriman Januari diperdagangkan lebih besar 42 sen dari WTI.

Sumber dari http://inet.detik.com