PT Best Profit Futures Surabaya

Pemerintah Atur Perpanjangan Kontrak Tambang

Best Profit Futures – Pemerintah menargetkan Peraturan Menteri (Permen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tentang perpanjangan kontrak blok minyak dan gas akan selesai pada akhir bulan September.

“Saat ini Permen ESDM terkait pedoman perpanjangan kontrak akan selesai sebentar lagi.

Dengan demikian, Permen ESDM tersebut kita dapat menangani perpanjangan kontrak KKKS, termasuk Blok Mahakam,

Exxon dan lainnya. Permen ESDM tersebut ditargetkan selesai akhir bulan ini juga,”

kata Wakil Menteri ESDM, Susilo Siswoutomo di Jakarta, Kamis (Best Profit Futures).

Susilo menambahkan, selain regulasi perpanjangan kontrak migas, masih banyak proyek di sektor migas yang tertunda yang perlu segera dipercepat penyelesaiannya,

seperti proyek Tangguh Train III, East Natuna, dan IDD Chevron.

Sementara itu, Menteri ESDM ad interim Chairul Tanjung (CT) mengatakan kontrak Blok Mahakam sudah dibicarakannya dalam rapat bersama pejabat tinggi di KESDM.

“Kita telah menugaskan dirjen migas dan kepala SKK Migas untuk membahasnya dan melakukan langkah-langkah percepatan penyelesaian,

bukan hanya untuk Mahakam, tetapi juga masalah yang lain, misalnya IDD, East Natuna, Tangguh Train 3, termasuk Permen,” katanya.

Akan tetapi, CT tidak ingin menargetkan segala sesuatunya yang sifatnya teknikal. Sebab masalah teknikal tersebut harus

melampaui semua hal-hal yang menjadi kewajiban dari pemegang kuasa pengeboran atau KKKS.

“Oleh karenanya, saya tidak mau terlibat secara detail terkait itu, tapi guidance saya kepada Dirjen Migas dan kepala SKK Migas untuk segera menyelesaikannya.

Artinya, kalau selesai, itu baik, kalau tidak, itu berarti menjadi landasan yang baik untuk pemerintahan berikutnya,” kata CT.

  (Best Profit Futures).

Empat orang tewas di sebuah taman hiburan di Australia timur, Selasa (25/10) akibat dari apa yang dikatakan oleh para pejabat darurat sebagai œkerusakan pada wahana arung jeram.

Insiden itu terjadi di Dreamworld di Queensland pada wahana arung jeram sungai yang disebut œThunder River Rapids. (Best Profit Futures).

Gavin Fuller, penyelia senior operasi dari Dinas Ambulans Queensland, mengatakan kepada para wartawan bahwa dua orang tewas karena terpental keluar dari wahana,

sementara dua lainnya terperangkap di dalamnya. Dia mengatakan staf taman berusaha memberikan bantuan ketika personil darurat tiba,

tetapi keempat korban mengalami luka-luka œyang tidak memungkinkan mereka hidup. (Best Profit Futures).

Para korban tewas itu adalah dua pria dan dua wanita berusia 30-an dan 40-an tahun.

Polisi dan para pejabat taman mengatakan mereka sedang menyelidiki apa yang terjadi, dan bahwa mereka tidak mengetahui adanya masalah dengan wahana itu sebelumnya.

Tidak disebutkan apakah ada penumpang lain dalam rakit yang mengalami kecelakaan itu.

Taman ini ditutup setelah insiden tersebut. (Best Profit Futures).

Sumber dari http://ekonomi.inilah.com/