Pembunuhan Sadis di Jatim: Gorok Bapak Ibu Hingga Bakar Teman Gegara Di-bully

News

Sepanjang tahun 2020 terdapat kasus pembunuhan yang menyita perhatian. Selain mendapat atensi khalayak, pembunuhan tersebut juga dianggap sadis. BEST PROFIT

Ada tiga kasus pembunuhan yang mengundang atensi masyarakat. Pertama adalah tukang bubur yang menggorok bapak dan ibunya di Mojokerto. Kedua adalah pembunuhan ibu mertua (mantan) Sekkab Lamongan. Dan ketiga adalah pria di Banyuwangi bunuh dan bakar teman gegara di-bully gendut.

Tukang Bubur Gorok Bapak dan Ibu

Sejumlah kasus pembunuhan menghebohkan masyarakat Mojokerto sepanjang 2020. Namun, ada satu kasus yang membuat semua orang menggelengkan kepala. Yakni seorang tukang bubur keliling yang tega menggorok kedua orang tua kandungnya. PT BESTPROFIT FUTURES

Anak durhaka tersebut adalah Adi Muryadi Hermanto (28), warga Dusun Kuripan, Desa Jumeneng, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Di rumahnya yang sederhana, Adi tinggal bertiga dengan ibu dan bapak kandungnya. Yaitu pasangan Yasin (87) dan Muripah (63.

Di keluarganya, Adi merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Sehari-hari ia mencari nafkah dengan berjualan bubur seruntul dan pentol keliling dari kampung ke kampung. Bisnis ini dia warisi dari bapaknya.

Menjelang akhir September lalu, Adi sudah bosan dengan pekerjaannya tersebut. Pemuda lajang bertubuh tambun ini ingin bekerja di pabrik kayu di Kabupaten Sidoarjo. Dia pun berniat berangkat bekerja pada Sabtu (26/9) malam. PT BESTPROFIT

Sembari ngobrol dengan Muripah di teras rumahnya, Adi berpamitan kepada ibunya tersebut. Ibu tiga anak itu melarang anak sulungnya berangkat malam itu. Karena dia khawatir dengan keselamatan anaknya. Saat itu sudah lewat pukul 20.00 WIB.

“Ibunya melarang tersangka (Adi) berangkat karena sudah malam, ibunya menyarankan besok saja berangkatnya,” kata Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander.

Muripah lantas tidur setelah mengakhiri obrolan dengan putranya. Tak lama kemudian, Adi ikut tidur di sebelah ibunya. Selain mereka berdua, Yasin juga sedang tidur di kamar yang sama.

Bak kesetanan, tiba-tiba mata Adi melotot ke arah Muripah. Pemuda bertubuh tambun ini langsung bangun dan membenturkan kepala ibu kandungnya ke dinding kamar. Dia lantas mengambil pisau dapur dari meja televisi setelah menendang tubuh Muripah.

Tanpa belas kasihan, Adi menggorok leher ibunya. Tidak hanya itu, tersangka juga menggorok bapaknya yang sedang tidur. Muripah pun berteriak meminta pertolongan warga. Sehingga warga sekitar berdatangan meringkus Adi.

Akibat kekejaman putranya, Muripah menderita luka robek di dagu kanan sekitar 10 cm, di dagu kiri sekitar 5 cm, luka robek di leher, dada, ibu jari dan jari telunjuk tangan kiri, serta luka memar di kepala. Dia tewas setelah dirawat 4 hari di rumah sakit, Rabu (30/9) pukul 18.00 WIB.

Sedangkan Yasin menderita luka robek di pipi kiri sekitar 7 cm, di leher sekitar 10 cm, serta dua luka robek di dada. Korban berhasil pulih dari luka-luka tersebut.

“Motifnya tersangka sudah tidak mau menjadi tukang bubur lagi, dia minta bekerja di Sidoarjo. Sementara orang tuanya tidak berkeinginan demikian. Akhirnya muncullah emosi, tersangka ini akhirnya melakukan penganiayaan terhadap orang tuanya,” terang Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Rifaldhy Hangga Putra.

Kini Adi harus meringkuk di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatan kejinya itu. Dia dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan subsider Pasal 44 ayat (3) UU Penghapusan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Hukuman 15 tahun penjara sudah menantinya. BESTPROFIT

Sumber : detik

1 thought on “Pembunuhan Sadis di Jatim: Gorok Bapak Ibu Hingga Bakar Teman Gegara Di-bully

Comments are closed.