PT Best Profit Futures Surabaya

Pembangunan Frontage Road Polda Jatim Tunggu Mabes Polri

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan pengerjaan “frontage road” atau jalur lambat pada sisi barat paralel dengan Jalan Ahmad Yani Kota Surabaya akan bisa tuntas lebih cepat.

Alasannya pembebasan lahan di sebelah barat sisi Jl Ayani jauh lebih mudah mengingat sebagian besar tanah yang dibebaskan adalah milik negara,

mulai dari lahan dinas provinsi Jatim hingga lahan lembaga negara seperti Kejaksaan Tinggi hingga Balai penelitian milik negara.

Hal itu diungkapkan oleh Dwijaya Wardhana, Kabid Sarana dan Prasarana Bappeko Pemkot Surabaya, dimana sebagian besar pihak

Pemkot sudah bertemu langsung dengan pejabat pengambil keputusan di lembaga tempat Frontage road berada. (BEST PROFIT FUTURES)

Namun ketika ditanya terkait masih belum tuntasnya pembebasan tanah hibah milik Polda Jatim,

Dwija mengaku Walikota Surabaya sendiri sebenarnya sudah menemui kata sepakat dengan Kapolda Jatim.

“Kendalanya mungkin hanya tinggal menunggu keputusan dari Polri, karena kami juga paham tak mungkin pelepasan tanah (BEST PROFIT FUTURES)

negara seperti ini langsung bisa diputuskan oleh Polda Jatim. Namun secara umum semua tanah disebelah barat sudah “terbebaskan”,” akunya.

Bagi Pemkot Surabaya bagian barat Frontage Road ini sangat penting diselesaikan lebih dahulu, mengingat kedepannya di bagian barat

ini pula akan diinterkoneksikan dengan beberapa sarana publik lainnya. Salah satu tempat yang akan terkoneksi langsung dengan “frontage road” adalah terminal Joyoboyo, Monorail, Trem, serta KBS.

Sementara itu frontage road sisi timur yang bogang di depan IAIN sudah mulai dikerjakan dan kemungkinan awl 2015 mendatang depan IAIN Sunan Ampel

Saham Jepang berfluktuasi terkait turunnya Nintendo Co untuk hari kedua menjelang laporan laba babak pertama,

sementara Astellas Pharma Inc mendukung kenaikan saham produsen obat (BEST PROFIT FUTURES)

karena investor mengalihkan perhatian mereka ke neraca perusahaan seiring musim pelaporan yang masuk ke ayunan penuh.

Indeks Topix turun 0,2 persen pada istirahat perdagangan di Tokyo, setelah diperdagangkan di kisaran ketat yang memperlihatkannya mendapatkan gain sebesar 0,1 persen.

Tentang jumlah yang sama pada saham naik maupun jatuh. Investor mengalihkan fokus mereka ke pendapatan untuk mengukur kesehatan Jepang Inc,

dengan lebih dari 350 perusahaan di Topix yang bersiap (BEST PROFIT FUTURES)

untuk menyerahkan laporannya minggu ini, termasuk pembuat presisi-motor Nidec Corp pada hari Senin.

Sumber dari http://beritajatim.com