PT Best Profit Futures Surabaya

Pasar Saham Ikut Nantikan Data Ekonomi RI

Best Profit Futures –  

Pada perdagangan hari ini, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan berada pada rentang support 4.871-4.888 dan resisten 4.900-4.938.

IHSG berpola Black marubozu sentuh middle bollinger band (MBB). MACD kembali turun dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, Stochastic, dan William’s %R berbalik turun.

“ÌHSG sempat melewati target resisten 4.993-4,997 namun, tidak bertahan lama menuju target support 4.950-4.972 seiring aksi profit taking masif,” ungkap Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada dalam risetnya, Jakarta, Senin (2/6/2014).

Menurut Reza, tentunya laju IHSG akan dipengaruhi oleh rilis data-data ekonomi, terutama dari dalam negeri. “Bila sesuai harapan laju IHSG akan mengalami rebound dan begitupun sebaliknya,” paparnya. (Best Profit Futures)

Pada akhir pekan kemarin, positifnya laju bursa saham AS ternyata tidak direspons juga oleh IHSG dimana justru terjadi aksi jual,

yang menyebabkan IHSG terpelanting ke zona merah. Sikap pelaku pasar di akhir bulan, terutama jelang rilis data-data ekonomi di awal pekan Juni, membuat IHSG cenderung tertekan.

Pelaku pasar pun memanfaatkan kenaikan di hari perdagangan sebelumnya untuk bersih-bersih barang. Kondisi ini berbeda dengan laju pergerakan Rupiah dan bursa saham Asia yang cenderung menguat tipis.

Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level tertingginya 4.998,09 di awal sesi I dan menyentuh level terendahnya 4.893,91 di mid sesi II dan berakhir di level 4.893,91.

Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell. (Best Profit Futures)

Emas jatuh ke level terendah lima bulan, memperpanjang penurunan pekan lalu setelah pemilihan presiden karena dolar menguat terhadap ekspektasi yang tinggi untuk peningkatan suku bunga di AS

Bullion untuk pengiriman segera turun sebanyak 1,1 persen menjadi $ 1,213.81 per ons, level terendah sejak 3 Juni, dan berada di $ 1,217.19

pada pukul 09:15 pagi di Singapura, menurut Bloomberg. Logam telah kehilangan 5,9 persen pekan lalu, terbesar sejak Juni 2013.

Emas memiliki minggu yang volatil setelah pemilu yang mengejutkan dari Donald Trump melihat harga melonjak

terhadap permintaan haven, hanya akan merosot ketika investor menurunkan risiko ke pasar. Fokusnya sekarang kembali pada tingkat suku bunga AS,

dengan probabilitas 84 persen dari persentase poin kenaikan kuartalan pada pertemuan Federal Reserve tanggal 13-14 Desember, menurut fed funds futures. Indeks Bloomberg Spot Dollar naik 0,4 persen.

Sumber dari http://economy.okezone.com