PT Best Profit Futures Surabaya

Pasar Saham Amerika “Bingung” Tanggapi Data Ekonomi

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Saham-saham di Amerika Serikat (AS) berakhir stagnan karena ekonomi Amerika tumbuh melampaui perkiraan.

Meski demikian, kekhawatiran lantaran indeks kepercayaan konsumen dan

rendahnya permintaan akan rumah, membuat penguatan saham-saham tertahan.

Pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal III menunjukkan data yang lebih kuat dari yang diharapkan.

Namun, data terpisah menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen mencapai level

lima bulan terendah dan moderati lebih lanjut dalam harga rumah membuat pasar bingung. (BEST PROFIT FUTURES)

“Kami tidak mendapatkan angka PDB yang besar, tidak sampai mengguncang.

Tetapi terlihat bahwa ekonomi AS benar-benar mengalami pertumbuhan yang baik,”

kata direktur investasi daerah US Bank Wealth Management, Jeff Kravetz, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (26/11/2014). (BEST PROFIT FUTURES)

Dia mengatakan, dukungan bank sentral dari Asia dan Eropa secara efektif telah membuat the Federal Reserve AS mengambil langkah mundur.

Meski demikian, masih ada kekhawatiran tentang pertumbuhan

global tidak hanya di Eropa, tetapi juga di pasar negara berkembang.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 2,96 poin atau 0,02 persen ke 17.814,94,

indeks S&P 500 merosot 2,38 poin atau 0,12 persen ke 2.067,03 dan Nasdaq Composite menguat 3,36 poin atau 0,07 persen ke 4.758,25.

Saham energi adalah saham paling rendah pada indeks, dengan penurunan 1,6 persen. (BEST PROFIT FUTURES)

Minyak mentah berjangka AS turun 2,5 persen mendekati level terendah dalam lebih dari empat tahun menjelang pertemuan OPEC.

Pasar tidak banyak bergerak dengan volume perdagangan rendah, sekitar 6,1 miliar saham yang diperdagangkan di bawah rata-rata harian bulan ini 6,36 miliar.

Saham China naik ke level enam minggu tertinggi sebelum rilis data ekonomi termasuk produk domestik bruto dan output industri. (BEST PROFIT FUTURES)

Indeks Shanghai Composite naik 0,4 %, dengan saham teknologi dan energi mendapatkan keuntungan. Indeks Hang Seng menguat 0,1 %,

dipimpin oleh Bank of East Asia Ltd China Life Insurance Co turun 1,9 % dalam kinerja terburuk pada hari

Rabu setelah perusahaan memperkirakan bahwa keuntungan dalam sembilan bulan pertama jatuh sebesar 60 % karena menurunnya pendapatan investasi.

Ekonomi China kemungkinan meningkat 6,7 % pada kuartal terakhir, kuartal ketiga berturut-turut dengan laju yang sama, menurut rata-rata dalam survei Bloomberg terhadap analis.

Ukuran luas negara tersebut dalam kredit baru melampaui perkiraan pada bulan September, menurut data yang menunjukkan hari Selasa, pinjaman yang kuat akan terus membantu menstabilkan perekonomian. (BEST PROFIT FUTURES)

Pembiayaan agregat China adalah 1,72 triliun yuan ($ 255 miliar) bulan lalu, dibandingkan dengan estimasi rata-rata

dalam survei Bloomberg senilai 1,39 triliun yuan. Angka-angka yang dirilis setelah penutupan pasar ekuitas China daratan. (BEST PROFIT FUTURES)

Sumber dari http://economy.okezone.com