PT Best Profit Futures Surabaya

Pasar Saham Amerika Alami Hari Terburuk

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Indeks The S&P 500 mengalami hari terburuk dalam hampir tiga bulan. Saham energi memimpin penurunan karena kekhawatiran ekonomi global diperparah dengan penurunan tajam harga minyak mentah.

The S & P ditutup turun 1,8 persen dalam empat hari beruntun, penurunan pertama sejak Desember 2013 dan penurunan terbesar sejak 9 Oktober

itu jatuh sebanyak 1,99 persen pada sesi sementara Dow Jones Industrial Average jatuh sebanyak 2 persen. (BEST PROFIT FUTURES)

Harga minyak berjangka turun ke level terendah sejak 2009, di tengah tingginya pasokan global dan permintaan yang tinggi.

minyak mentah Amerika CLc1 turun 5 persen menjadi di bawah USD50 per barel.

Selain itu, kekhawatiran Yunani akan keluar dari zona Euro menambah kekhawatiran di pasar saham. (BEST PROFIT FUTURES)

“Akan sangat sulit untuk melihat pertumbuhan ekonomi jika Yunani harus kembali ke mata uang mereka. Ini akan menciptakan

lebih banyak kekacauan dan mengalihkan fokus semua orang menjauh dari pertumbuhan ekonomi,” kata manajer portofolio di Kingsview Asset Management,

Paul Nolte, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (6/1/2015).

Dow Jones Industrial Average (DJI) turun 331,34 poin atau 1,86 persen menjadi 17.501,65, indeks S&P 500 merosot 37,62 poin atau

1,83 persen ke 2.020,58, dan Nasdaq Composite (IXIC) turun 74,24 poin atau 1,57 persen menjadi 4.652,57. (BEST PROFIT FUTURES)

The S&P 500 sektor energi (SPNY) turun 4 persen,

persentase penurunan harian terbesar sejak 28 November dan jatuh hampir 20 persen pada semester kedua tahun lalu.

Data dari BATS Global Markets mencatat, sebanyak 7,090 miliar lembar saham diperdagangkan di bursa AS, jauh di atas rata-rata perdagangan Desember sebanyak 6,870 miliar. (BEST PROFIT FUTURES)

The S&P 500 sektor energi (SPNY) turun 4 persen, persentase

penurunan harian terbesar sejak 28 November dan jatuh hampir 20 persen pada semester kedua tahun lalu.

Data dari BATS Global Markets mencatat, sebanyak 7,090 miliar lembar

saham diperdagangkan di bursa AS, jauh di atas rata-rata perdagangan Desember sebanyak 6,870 miliar. (BEST PROFIT FUTURES)

Sumber dari http://economy.okezone.com