PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Para Pemimpin Uni Eropa Rancang Masa Depan Tanpa Inggris

Best Profit FuturesBest Profit Futures

Best Profit Futures – Para pemimpin Uni Eropa, Rabu (29/6), berusaha merancang masa depan tanpa Inggris,

sewaktu mereka merampungkan sebuah KTT di Brussels beberapa hari setelah rakyat Inggris memutuskan untuk meninggalkan blok itu.

Mereka menyerukan agar Inggris keluar dari Uni Eropa sesegera mungkin dan tidak mengharapkan manfaat keanggotaan tanpa menanggung resikonya.

KTT itu kemungkinan yang terakhir bagi PM Inggris David Cameron, yang akan segera mengundurkan diri setelah pemerintahnya gagal meyakinkan para pemilih untuk tetap bertahan di Uni Eropa. Berbicara setelah KTT, Cameron mengatakan, meski ada kesedihan dan penyesalan, pertemuan para pemimpin 28 negara anggotanya berlangsung konstruktif.(Best Profit Futures)

Ia mengatakan, Inggris dan Uni Eropa harus mengusahakan hubungan antara kedua pihak yang sedekat mungkin, di bidang perdagangan kerjasama, dan keamanan.

Namun para pemimpin lain, seperti Presiden Perancis Francois Hollande, menyampaikan pesan kepada Inggris bahwa Inggris tidak boleh mengharapkan adanya perlakukan khusus segera setelah keluar dari Uni Eropa, termasuk akses ke pasar tunggal Eropa.

Hollande mengatakan, untuk bisa mendapat akses itu, Inggris harus menerima kebijakan kebebasan bergerak warga sesama anggota negara-negara Uni Eropa, sesuatu yang ditentang mereka yang mengusahakan Inggris keluar dari Uni Eropa.

Kanselir Jerman Angela Merkel juga memperingatkan bahwa Inggris tidak akan memiliki hak-hak istimewa yang diberikan kepada anggota Uni Eropa tanpa memenuhi sejumlah kewajiban.

Selain itu Jajak Pendapat: Warga AS Pilih Clinton untuk Penanganan Terorisme

Sebuah jajak pendapat baru menunjukkan kebanyakan orang Amerika percaya calon presiden Partai Demokrat Hillary Clinton akan bisa bekerja lebih baik untuk menangani terorisme daripada saingannya dari Partai Republik Donald Trump.

Lima puluh persen mereka yang disurvei dalam jajak pendapat Washington Post-ABC News terbaru mengatakan mereka percaya Clinton untuk menangani terorisme, dibandingkan dengan 39 persen untuk Trump.

Hasil jajak pendapat terbaru itu menunjukkan pergeseran signifikan dalam opini publik sejak serangan teroris di Paris dan San Bernardino, California pada tahun 2015, ketika imbauan Trump untuk larangan sementara bagi Muslim memasuki Amerika Serikat mendapat dukungan kuat dari kalangan Partai Republik.

Delapan dari 10 responden dalam jajak pendapat terbaru itu mengatakan mereka khawatir akan terjadinya serangan oleh individu yang bekerja sendirian atau yang dikenal sebagai lone wolf. Lima puluh tiga persen dari mereka yang disurvei œsangat khawatir dan dua pertiga responden mengatakan mereka tidak percaya akan kemampuan pemerintah untuk menghentikan serangan semacam itu. (Best Profit Futures)

Sumber : VOA