PT Best Profit Futures Surabaya

Pakar Ungkap Munculnya Aksi Teror karena Momentum Bulan Syaban-Ramadhan | lt 11 Graha Bukopin

Penampakan wanita yang menerobos Mabes Polri.

Jakarta – Aksi terorisme muncul dalam sepekan terakhir ini, terbaru serangan yang dilakukan seorang perempuan berpistol di Mabes Polri. Pengamat terorisme Universitas Indonesia, Ridwan Habib, mengungkap momentum bulan Syaban-Ramadhan yang dipercayai menjadi waktu terbaik untuk melakukan aksi. BEST PROFIT

“Mereka ini memang mempunyai pemahaman yang salah bahwa mati di bulan mulia Syaban dan Ramadhan itu bagi mereka lebih utama, ajaran ini sudah lama disebarluaskan, dan saya kira perlu diluruskan oleh para ulama Islam moderat seperti NU atau Muhammadiyah bahwa itu salah kaprah,” kata Ridwan, kepada wartawan, Rabu  (31/3/2021).
PT BESTPROFIT FUTURES

“Dari surat wasiat jelas dia terinspirasi dari pemahaman yang salah dan dia mirip dengan Makassar karakteristiknya, mulai dari mengharamkan riba bank dan sebagainya, dan saya kira ini merupakan dari satu ideologi yang sama,” lanjutnya. PT BESTPROFIT

Ridwan juga memaparkan aksi yang dilakukan oleh seorang perempuan teroris di Mabes Polri itu merupakan aksi istihadiah. Aksi yang diyakini dengan resiko mati ditempat. BESTPROFIT

“Ini merupakan aksi istihadiah, istihadiah itu aksi penyerangan yang pelakunya meyakini bahwa resikonya mati. Jadi mereka ini memang menyerang dengan keinginan mati dalam serangan. Kalau masih ingin hidup ada cara lain yang dilakukan misalnya pelemparan bom. Ini jelas pelakunya tahu kalau akan mati. Karena itu lebih kepada motivasi pribadi dalam ideologi terorisme, mereka mati ini mati mulia, tentu ini pemahaman salah tapi bagi mereka mati dalam melakukan penyerangan terhadap polisi itu mulia. Sifatnya lebih ke individual,” ujarnya.

Sumber : Detik.com