PT Best Profit Futures Surabaya

Pakai Mobil Dinas ke Kampanye Prabowo, Kursi Caleg Gerindra Lepas

Harapan Ngadiyono menjadi caleg pada Pemilu 2019 kandas usai KPU Gunungkidul mencoret namanya dari DCT. Namanya dicoret karena terkena sanksi pidana Pemilu terkait membawa mobil dinas saat menghadiri acara capres Prabowo di Hotel Prima SR, Jalan Magelang, Sleman, pada November 2018. BEST PROFIT 

Pencoretan nama Ngadiyono dari DCT bermula saat Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Gunungkidul ini membawa mobil dinas AB 9 D ke acara silaturahim Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto dengan warga Muhammadiyah di Hotel Prima SR, Jalan Magelang KM.11, Sleman, Rabu (28/11/2018). Hal ini terawasi oleh Bawaslu DIY.

Ngadiyono dalam wawancara sebelumnya menyampaikan alasan bahwa mobil dinas melekat kepadanya sebagai Wakil Ketua DPRD sehingga dia berani mengendarai mobil pelat merah itu ke acara Prabowo. PT BESTPROFIT FUTURES

Akhirnya, pada tanggal 4 Februari 2019 Ngadiyono menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Sleman. Dalam sidang tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntutnya dengan 3 bulan penjara dan denda Rp 10 juta. Hal itu karena Ngadiyono terbukti melakukan tindak pidana Pemilu.

Ngadiyono pun menerima vonis tersebut. Bahkan, ia menganggap vonis yang dijatuhkan majelis hakim kepadanya tidak akan menghalangi proses pencalegan. PT BESTPROFIT

“Di kabupaten lain seperti Sragen ada yang kena kasus seperti ini dan yang bersangkutan masih bisa mencalonkan diri. Tapi kok saya malah dicoret, ini negara hukum, harusnya tidak serta merta dilakukan pencoretan. Yang jelas saya akan ke Bawaslu untuk klarifikasi dan akan banding terkait keputusan ini,” ujarnya saat dihubungi wartawan, Rabu (20/2). BESTPROFIT

Sumber : Detik