PT Best Profit Futures Surabaya

OJK Terima 1.867 Pengaduan Pelayanan Sektor Keuangan

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat 1.867 pengaduan terkait produk dan jasa sektor keuangan hingga Oktober 2014.

Pengaduan utamanya berasal dari produk dan jasa asuransi serta perbankan.

“Yang paling banyak itu soal produk asuransi. Mulai dari persoalan premi yang tidak sesuai kontrak, hingga tidak klaim yang tidak dibayarkan.

Sedangkan soal perbankan, seperti pembekuan rekening, hingga pendebetan tanpa sepengetahuan pemilik rekening. Kalau untuk investasi,

enggak banyak,”ujar Direktur Direktorat Perlindungan Konsumen OJK, Sondang Martha Samosir, di Medan, Rabu (BEST PROFIT FUTURES).

Sondang mengaku, setiap pengaduan yang masuk ke OJK, akan ditindaklanjuti.

Baik melalui mediasi, hingga menindaklanjutinya ke penegak hukum, melalui satgas waspada investasi.

“Sejauh ini, sekitar 70 persen dari pengaduan itu sudah bisa kita selesaikan. Sebagian besar lewat mediasi,”tambahnya.

Selain pengaduan, OJK juga menerima 2655 informasi, serta 13.994 pertanyaan terkait

produk dan jasa keuangan. Termasuk informasi dan pertanyaan yang menjadi ranahnya menjadi kewenangan Bank Indonesia.

“Banyak juga yang melaporkan soal kartu kredit pada kita. Tapi kita tidak masukkan sebagai pengaduan, karena itu menjadi ranah Bank Indonesia,”jelasnya.

Pengaduan, informasi dan pertanyaan yang disampaikan masyarakat itu, diterima (BEST PROFIT FUTURES).

OJK melalui banyak median. Baik itu surat, telephone, faksimili maupun email dan pengaduan online.

OJK juga tengah mengembangkan metode pengaduan melalui SMS dan Media Sosial.

Indeks Nikkei berakhir 0,3 % lebih rendah pada level 17,184.59,(BEST PROFIT FUTURES).

turun untuk pertama kalinya dalam enam sesi terakhir. Untuk minggu ini, itu masih naik 1,9 %.

Indeks Topix melemah 0,4 % ke level 1,365.29 dan Indeks JPX Nikkei 400 merosot 0,3 % ke level 12,231.17.

Indeks Nikkei Jepang rata-rata turun tipis dalam perdagangan berayun pada Jumat ini, menghentikan kenaikan beruntun selama lima hari,

sementara investor menunggu untuk laporan laba perusahaan besar di Jepang untuk melaporkan pendapatannya pada pertengahan tahun yang akan dirilis pada minggu depan.

Indeks Nikkei berakhir 0,3 % lebih rendah pada level 17,184.59, turun untuk pertama kalinya dalam enam sesi terakhir. Untuk minggu ini, itu masih naik 1,9 %. (BEST PROFIT FUTURES).

Indeks Topix melemah 0,4 % ke level 1,365.29 dan Indeks JPX Nikkei 400 merosot 0,3 % ke level 12,231.17.

Sumber dari http://economy.okezone.com