PT Best Profit Futures Surabaya

OJK Tambah 50 Pengawas Asuransi di 2015

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku berencana untuk menambahkan 50 pengawas Industri Keuangan Non Bank

(IKNB) khususnya asuransi. Penambahan tersebut rencananya akan dilakukan di tahun 2015.

“Kita akan memberi perhatian pada peningkatan pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan asuransi, kita akan menambah tenaga untuk perusahaan asuransi,”

tutur Pengawas IKNB OJK, Firdaus Djaelani saat ditemui di Bundaran HI, Minggu (BEST PROFIT FUTURES).

Menurutnya, dengan penambahan ini akan berdampak pada peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi.

“Ini tentunya pengawasan asuransi yang lebih ketat dan baik akan memberikan kepercayaan kepada masyarakat kepada asuransi,” jelasnya. (BEST PROFIT FUTURES).

Di antara industri keuangan nonbank lainnya, tambahnya, asuransi menjadi yang perlu diperhatikan. Menurutnya hal itu dikarenakan asuransi merupakan bagian dari industri yang bisa mengumpulkan dana masyarakat.

“Asuransi merupakan bagian dari industri yang mengumpulkan dana masyarakat yang lebih dinamis,

sehingga pengawasan asuransi harus diperketat dibandingkan dengan lembaga keuangan lainnya,” tukas dia.

Emas naik untuk hari keempat untuk perdagangan dekat dua minggu tertinggi menjelang peninjauan kebijakan pada Bank

Sentral Eropa yang mungkin menjelaskan prospek untuk program pelonggaran kuantitatif dan kepemilikan investor dana yang diperdagangkan di bursa diperluas lagi.

Bullion untuk pengiriman segera naik sebanyak 0,3 % ke level $ 1,273.19 per ons, dan berada di level $ 1,271.56 pada pukul 1:04 siang waktu Singapura, menurut harga dari Bloomberg.

Logam ini menguat ke level $ 1,273.45 pada hari Rabu, level tertinggi sejak 5 Oktober dan itu naik

1,7 % selama minggu ini karena pelemahan dolar. (BEST PROFIT FUTURES).

Emas telah rally 20 % pada tahun ini, didorong oleh pelonggaran kebijakan moneter di seluruh dunia. Ekonom yang disurvei oleh

Bloomberg mengatakan Presiden ECB Mario Draghi tidak mungkin untuk mengumumkan langkah-langkah baru sebelum bulan Desember,

meskipun pertumbuhan dan inflasi tetap lemah. Di AS, kemungkinan bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunda di bulan Desember adalah 64 %,

turun dari sebelumnya 68 % pada minggu lalu, setelah sebuah laporan menunjukkan inflasi inti AS naik kurang dari yang diperkirakan. (BEST PROFIT FUTURES).

Sumber dari http://economy.okezone.com