PT Best Profit Futures Surabaya

Nvidia Tawarkan Kekuatan Chip PC untuk Android

Best Profit Futures – Nvidia mengungkap arsitektur ARMv8 64-bit, merupakan system on chip (SOC) yang menawarkan kekuatan prosesor PC untuk perangkat mobile, Android.

Kabarnya, produk chip ini merupakan penerus dari model Tegra K1 32-bit.  (Best Profit Futures).

Dilansir Theregister, Selasa (12/8/2014), Denver, SoC terbaru ini kabarnya akan hadir dengan dua versi. Teknologi chip ini menawarkan fitur

Nvidia Dynamic Code Optimization. SoC terbaru ini diharapkan dapat semakin mendukung game 3D pada platform Android.

Nvidia mengembangkan Denver untuk menyokong kemampuan grafis pada platform Android.

SoC ini ditujukan sebagai lawan bagi beberapa CPU kelas PC yang tampil dengan konsumsi energi lebih rendah.

Perusahaan yang berkantor pusat di Santa Clara, Amerika Serikat ini juga mengatakan, Denver mendukung untuk gaming, kreasi konten dan aplikasi enterprise.  (Best Profit Futures).

Informasi yang beredar sebelumnya mengungkapkan, beberapa vendor tertarik dengan chip Nvidia Tegra K1. Terkini, Acer Chromebook 13 tampil dengan prosesor quad-core Tegra K1.

Pcauthority melaporkan, produk ini merupakan Chromebook pertama yang menampilkan prosesor Nvidia 32-bit.

Dengan chip dari Nvidia ini, perangkat diklaim mampu menawarkan kekuatan baterai yang ditingkatkan.

   (Best Profit Futures).

Emas naik untuk hari kelima untuk perdagangan di dekat level tertinggi dalam hampir sebulan terakhir seiring meningkatnya

kekhawatiran menjelang pemilihan presiden AS pada pekan depan mendorong investor untuk mencari aset haven,

dengan jajak pendapat terbaru menunjukkan keunggulan yang dominan Hillary Clinton atas Donald Trump yang lesu.

Bullion untuk pengiriman segera naik sebanyak 0,2 % ke level $ 1,290.94 per ons dan berada di level $ 1,290.18 pada pukul 9:25 pagi waktu Singapura,

menurut harga dari Bloomberg. Pada hari Selasa, harga bullion menguat menjadi $ 1,291.98, yang tertinggi sejak 4 Oktober.  (Best Profit Futures).

Harga emas jatuh pada bulan lalu di tengah harapan Federal Reserve yang bersiap untuk menaikkan biaya pinjaman. Sementara pembuat kebijakan Fed menyimpulkan pertemuan bulan November mereka pada hari Rabu,

kemungkinan kenaikan hanya 16 persen dan pemilihan presiden AS telah menjadi perhatian yang lebih besar. Rasa kekhawatiran di pasar didorong oleh ABC News / Washington Post

dalam jajak pendapat yang ditempatkan kandidat Partai Republik Trump satu persen poin dari pesaingnya dari Partai Demokrat.  (Best Profit Futures).

Sumber dari http://techno.okezone.com