PT Best Profit Futures Surabaya

Ngeri Klinik Aborsi di Sudut Bekasi

Sebuah klinik di Jalan Pendidikan, Kampung Siluman, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, digerebek polisi. Klinik bernama Aditama Medika 2 tersebut membuka praktek aborsi ilegal. BEST PROFIT

Kasus ini terungkap setelah polisi mendapatkan informasi adanya praktik aborsi di klinik pratama tersebut. Tim Buser Polsek Tambun kemudian melakukan penyelidikan hingga dilakukan penggerebekan pada Rabu 7 Agustus 2019 lalu.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Candra Kumara mengatakan ada 4 orang yang ditangkap di lokasi. Salah satu di antaranya, wanita selaku pasien aborsi. PT BESTPROFIT FUTURES

“Jadi yang diamankan itu ada 1 orang pemilik, 1 perempuan pekerja klinik, 1 orang perempuan yang aborsi dan pasangannya 1 orang,” kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Candra Kumara saat dihubungi detikcom, Senin (10/8/2019).

Keempat pelaku yang diamankan yakni Al (50) selaku pemilik klinik, MPN (25) selaku pekerja di klinik, serta perempuan berinisial HM (25) dan pasangannya WS (40) yang meminta aborsi di tempat tersebut.

Kapolsek Tambun Kompol Rahmat Sujatmiko mengungkap, pihaknya menangkap HM yang diduga baru melakukan aborsi. Dugaan itu diperkuat dengan ditemukannya janin di bak sampah. PT BESTPROFIT

“Hari Rabu itu kita dapat info dari tim Buser ada pasien baru selesai aborsi, kita langsung ke TKP dan menemukan ada darah, gunting dan janin,” jelas Rahmat.

HM dan WS adalah pasangan yang tidak terikat hubungan suami-istri. Janin yang digugurkan HM baru berusia 6 minggu.

“Entah karena malu atau apa masih kami dalami,” imbuh Rahmat.

Rahmat mengungkap, klinik tersebut tidak memiliki perizinan. Sementara tersangka Al sendiri yang berpraktek di klinik itu tidak memiliki izin praktek. BESTPROFIT

“Dia yang operasi, dia yang kuret, dia yang bius,” lanjut Rahmat.

Sumber : Detik