PT Best Profit Futures Surabaya

Nasib Pekerja, Lebaran Duluan THR Belakangan | Graha Bukopin lt 11

Jelang Lebaran esok, Kamis (13/5), masih ada pekerja yang belum menerima penuh THR-nya. Bahkan, mereka harus rela THR dicicil hingga 5 kali.Jakarta, CNN Indonesia — Mimpi Aldo (bukan nama sebenarnya) mengenakan baju baru bersama adik dan kedua orang tua di Hari Raya Idulfitri pupus. Tunjangan hari raya (THRLebaran yang dinanti-nantikannya, baru dibayar Rp250 ribu hingga H-2 Lebaran. BEST PROFIT

Jangankan baju baru, untuk membeli bahan masakan khusus hari kemenangan umat Islam saja, ia perlu berpikir ulang. Pasalnya, ada kebutuhan yang harus diutamakan, seperti membayar listrik hingga zakat fitrah.

“Mau beliin baju adik dan kedua orang tua biar sama-sama merayakan kemenangan dengan memakai pakaian baru tidak bisa. Saya mengutamakan pengeluaran yang lebih penting,” cerita Aldo kepada CNNIndonesia.com lewat sambungan telepon, Selasa (11/5). PT BESTPROFIT FUTURES

Kecewa? Tentu saja. Namun, tidak banyak yang bisa ia lakukan ketika perusahaan tempatnya bekerja mengumumkan bahwa pembayaran THR akan dilakukan secara bertahap atau dicicil.

“Manajemen menyampaikan arus kas tidak baik. Melihat ini ya kecewa, karena kan saya sendiri dan teman butuh banget,” katanya lirih.

Jumlah THR yang diterima Aldo hingga H-2 Lebaran hanya 12,5 persen dari total yang seharusnya ia dapat. Perusahaan berjanji akan membayar THR dalam lima tahap.

“Empat kali 12,5 persen dan yang terakhir itu September nanti 50 persen,” katanya.

Sebetulnya, kejadian ini bukan yang pertama dialami Aldo. Tahun lalu, perusahaan tempatnya bekerja juga mengeluarkan keputusan yang sama, yaitu membayar THR secara dicicil. PT BESTPROFIT

“Kalau 2020 komitmen perusahaan dicicil 8 kali, tapi realisasinya tidak sampai 8 kali sudah clear (selesai), sudah dibayar 100 persen,” ucap Aldo. BESTPROFIT

Awalnya, ia cukup ‘pede’ kejadian 2020 tak akan terulang pada tahun ini. Pasalnya, pemerintah terus mengeluarkan pernyataan yang meminta seluruh pengusaha swasta untuk membayar THR secara penuh kepada pekerja.

Pernyataan terkait THR itu dikeluarkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada April 2021 lalu. Kemudian, dilanjutkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.

sumber cnn