PT Best Profit Futures Surabaya

Mudik Dilarang, Awas Muncul ‘Angkutan Gelap’ | lt 11 Graha Bukopin

Calon pemudik yang terjaring razia penyekatan berjalan menaiki bus yang akan membawa mereka ke Terminal Pulogebang, Jakarta, di Pintu Tol Cikarang Barat, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (21/5/2020). Calon pemudik yang terjaring razia penyekatan oleh Polda Metro Jaya tersebut dibawa ke terminal Pulogebang untuk kemudian diarahkan kembali menuju Jakarta. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww.

Jakarta –  Pemerintah sudah memutuskan mudik dilarang pada 6-17 Mei 2021. Bersamaan dengan itu, di media sosial justru muncul gerakan ‘Mudik Dilarang Kami Tetap Pulang’. BEST PROFIT

Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Adita Irawati mengatakan pihaknya akan memantau kemungkinan maraknya angkutan ilegal (angkutan gelap) selama mudik dilarang. Salah satunya kerja sama dengan kepolisian. PT BESTPROFIT FUTURES

“(Cara mencegah angkutan gelap) akan ditangani bersama pihak kepolisian,” kata Adita kepada detikcom, Selasa (30/3/2021)

Adita menyebut ketentuan lebih lanjut sedang disusun. Aturan itu akan berisi tentang ketentuan pengendalian transportasi selama mudik dilarang. PT BESTPROFIT

“Ketentuan sebagai tindak lanjut pelarangan mudik yang diumumkan oleh Menko PMK sedang disusun, difokuskan pada ketentuan pengendalian transportasi,” tuturnya. BESTPROFIT

Selain itu, kata Adita, aturan tentang kegiatan mudik dilarang yang sedang disusun akan mengatur tentang pengawasan dan pencegahan penularan COVID-19. “Tentu akan ada klausul soal pengawasan juga bagaimana upaya pencegahan penularan,” imbuhnya.

 

Sumber : Detik