PT Best Profit Futures Surabaya

Money Changer Wajib Lapor ke BI

Best Profit Futures –  Bank Indonesia (BI) melakukan penguatan dan pemurnian Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing (Kupva) yang dilakukan oleh Penyelenggara bukan Bank.

Pengaturan ini tertuang dalam PBI Nomor 16/15/PBI/2014 tanggal 11 September 2014 tentang Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank.

Dilansir dari keterangan tertulis BI, Jumat (26/9/2014), ketentuan dimaksud melingkupi aspek penyelenggaraan kegiatan usaha, mekanisme transaksi,

perizinan, pelaporan, serta pengawasan Kupva, atau yang selama ini dikenal dengan Pedagang Valuta Asing (PVA) atau money changer.

Penerbitan PBI ini diharapkan dapat memitigasi potensi risiko dari berbagai bentuk

penyalahgunaan dan kejahatan terkait kegiatan penukaran valuta asing. (Best Profit Futures).

Dengan diterbitkannya peraturan ini maka seluruh badan usaha bukan Bank yang akan melakukan kegiatan usaha sebagai

Penyelenggara Kupva Bukan Bank wajib terlebih dahulu memperoleh izin dari Bank Indonesia.

Pihak-pihak yang selama ini telah melakukan kegiatan penukaran valuta asing tanpa izin Bank Indonesia, diwajibkan untuk mengajukan

izin sebagai Penyelenggara Kupva Bukan Bank paling lambat tanggal 1 Januari 2015. Apabila Bank Indonesia mengetahui adanya

Penyelenggara Kupva Bukan Bank yang tidak memiliki izin dari BI, BI dapat merekomendasikan kepada otoritas yang berwenang untuk mencabut izin usaha dan/atau menghentikan kegiatan usaha.(Best Profit Futures).

Kupva merupakan kegiatan jual dan beli uang kertas asing serta pembelian cek pelawat (traveller’s cheque). Melalui penerbitan peraturan ini,

Bank Indonesia juga melakukan pemurnian fungsi Kupva Bukan Bank pada kegiatan tersebut.

Penyelenggara Kupva Bukan Bank kini dilarang melakukan kegiatan penyelenggaraan transfer dana atau kegiatan usaha pengiriman uang.

Kupva Bukan Bank yang telah memperoleh izin sebagai penyelenggara Transfer Dana sebelum berlakunya PBI ini wajib memisahkan

kegiatan sebagai Penyelenggara Kupva Bukan Bank dengan kegiatan sebagai penyelenggara Transfer Dana, atau menghentikan salah satu kegiatan tersebut.

 (Best Profit Futures).

Kupva merupakan kegiatan jual dan beli uang kertas asing serta pembelian cek pelawat (traveller’s cheque). Melalui penerbitan peraturan ini,

Bank Indonesia juga melakukan pemurnian fungsi Kupva Bukan Bank pada kegiatan tersebut.

Penyelenggara Kupva Bukan Bank kini dilarang melakukan kegiatan penyelenggaraan transfer dana atau kegiatan usaha pengiriman uang.(Best Profit Futures).

Kupva Bukan Bank yang telah memperoleh izin sebagai penyelenggara Transfer Dana sebelum berlakunya PBI ini wajib

memisahkan kegiatan sebagai Penyelenggara Kupva Bukan Bank dengan kegiatan sebagai penyelenggara Transfer Dana, atau menghentikan salah satu kegiatan tersebut.

Sumber dari http://economy.okezone.com