PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Minyak Memperpanjang Kerugian di Bawah $ 47

Best Profit FuturesBest Profit Futures

Best Profit Futures – Minyak memperpanjang kerugian di bawah $ 47 per barel setelah hasil referendum Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa memicu perpindahan global dari aset berisiko.

Minyak berjangka kehilangan sebanyak 1,5 persen di New York setelah merosot 4,9 persen pada hari Jumat, penurunan terbesar dalam empat bulan terakhir. Gejolak di pasar keuangan berlanjut pada hari Senin dengan mata uang pound memperpanjang aksi jual, sementara permintaan untuk aset haven termasuk emas membantu mendorong logam mulia lebih tinggi. Harga minyak mungkin akan terjun lebih lanjut jika guncangan dari pemilihan suara Inggris untuk keluar dari Uni Eropa dikombinasikan dengan dorongan dalam produksi, kata Menteri Energi Rusia Alexander Novak.

Minyak membukukan penurunan mingguan kedua pada hari Jumat karena harga turun dengan logam industri dan ekuitas Eropa setelah Inggris keluar dari Uni Eropa sesudah lebih dari empat dekade keanggotaannya. Minyak mentah di New York masih menguat sekitar 80 persen lebih tinggi dari terendah 12-tahun pada bulan Februari karena gangguan pasokan dari Nigeria hingga Kanada dan penurunan produksi minyak AS memangkas surplus global. (Best Profit Futures)

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus turun sebanyak 72 sen menjadi $ 46,92 per barel di New York Mercantile Exchange dan berada di $ 47,11 pada pukul 08:02 pagi waktu Hong Kong. Kontrak WTI turun $ 2,47 ke $ 47,64 pada hari Jumat. Total volume yang diperdagangkan adalah 3 persen di bawah rata-rata 100-hari.

Minyak Brent untuk pengiriman Agustus turun sebanyak 63 sen, atau 1,3 persen, ke $ 47,78 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak Brent turun $ 2,50, atau 4,9 persen, ke $ 48,41 pada hari Jumat. Sementara minyak mentah acuan global diperdagangkan lebbih besar 86 sen dari WTI.

Selain itu Spot Emas Naik 1 %, Investor Mencari Safe-Haven Setelah Pemilu Inggris

Harga spot emas naik lebih dari 1 persen pada hari Senin karena mendapat guncangan dari warga Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa yang mendorong investor ke arah aset safe-haven.

Hasil pemilihan suara Inggris memaksa pengunduran diri Perdana Menteri David Cameron dan memberi pukulan terbesar sejak Perang Dunia II untuk proyek Eropa menempa persatuan.

Menteri Keuangan Inggris George Osborne, yang telah memperingatkan selama kampanye bahwa “Brexit” akan menyebabkan volatilitas pasar keuangan, dijadwalkan memberikan pernyataan pada pukul 07:00 pagi waktu setempat (06:00 GMT) pada hari Senin untuk memberikan jaminan tentang “stabilitas keuangan dan ekonomi”.

Spot emas naik 1,30 persen menjadi $ 1,332.55 per ounce pada 07:55 WIB, setelah menyentuh level tertinggi di $ 1,335.30 pada hari sebelumnya. Harga emas melonjak 4,8 persen pada sesi sebelumnya untuk keluar di atas pada $ 1,358.20 – tertinggi sejak Maret 2014. Emas AS naik 1 persen pada hari Senin menjadi $ 1,336.90 per ons.(Best Profit Futures)

Sumber: Reuters