PT Best Profit Futures Surabaya

Minyak Diperdagangkan di kisaran Level 3 Bulan Terendah

Best Profit
Best Profit Futures – Minyak diperdagangkan mendekati penutupan terendah dalam lebih dari tiga bulan seiring data pemerintah

menunjukkan stok minyak mentah AS secara tak terduga naik sehingga menambah surplus stok

yang berada pada tingkat musiman tertinggi dalam setidaknya dalam dua dekade.

Best Profit Futures –Futures naik 0,3 persen di New York setelah jatuh 6,7 persen dalam lima sesi sebelumnya. Stok minyak mentah naik sebesar 1,67 juta barel pekan lalu setelah kenaikan pada output,

kata Administrasi Informasi Energi, dengan survey Bloomberg sebelumnya memperkirakan penurunan 2 juta barel. Stok bensin bertambah di tengah musim panas di AS,

yang ditetapkan berakhir 5 September nanti pada hari buruh.

West Texas Intermediate untuk pengiriman September berada di level $ 42,04 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 12 sen, pada pukul 09:35 waktu Hong Kong.(Best Profit Futures)

Kontrak kehilangan $ 1 ke level $ 41,92 pada hari Rabu, yang merupakan penutupan terendah sejak 19 April,

total volume yang diperdagangkan yakni sekitar rata-rata 100-hari.

Brent untuk pengiriman September, yang berakhir Jumat, bertambah 10 sen ke level $ 43,57 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London.

Harga turun 3,1 persen ke level $ 43,47 per barel pada Rabu,

dan ditutup pada level terendah sejak 18 April. Minyak acuan global ini diperdagangkan pada premium $ 1,55 untuk WTI.(Best Profit Futures)

Selain itu Dolar AS Jatuh terkait Keputusan Suku Bunga Fed

Dolar jatuh terhadap yen setelah Federal Reserve menegaskan pendekatan bertahap untuk pengetatan kebijakan dan pedagang menunggu keputusan kebijakan moneter Bank of Japan besok.(Best Profit Futures)

Indeks greenback jatuh untuk hari ketiga seiring pedagang hanya melihat peluang 26 persen dari kenaikan suku bunga AS pada bulan September,

setelah Fed memberikan sedikit petunjuk tentang langkah yang akan segera dilakukan.

Mata uang Jepang kembali meraih gain setelah jatuh pada hari Rabu ketika Perdana Menteri Shinzo Abe mengumumkan 28 triliun yen ($ 267 miliar) paket stimulus fiskal.(Best Profit Futures)

Dolar tergelincir 0,3 persen ke level ¥ 105,12 pada pukul 10:42 pagi waktu Tokyo,

setelah menguat 0,7 persen pada hari Rabu. Mata uang Jepang naik 0,3 persen ke level 116,27 per euro.

Bloomberg Dollar Spot Index, yang melacak mata uang terhadap 10 mata uang utama, turun 0,2 persen setelah jatuh 0,4 persen dalam dua hari sebelumnya.(Best Profit Futures)

Sumber: Bloomberg