PT Best Profit Futures Surabaya

Minyak Berjangka Turun Ke Level Terendah

Best Profit
Best Profit Futures – Minyak berjangka jatuh ke level terendah dalam hampir tiga minggu pada hari Rabu setelah data mingguan menunjukkan bahwa

pasokan minyak mentah AS naik lebih dari yang diharapkan untuk pekan yang berakhir pada 26 Agustus.

Harga, bagaimanapun, berhasil mempertahankan keuntungan 7,5% pada bulan tersebut. Minyak mentah WTI untuk pengiriman Oktober turun $ 1,65, atau 3,6%,

menetap di $ 44,70 per barel di New York Mercantile Exchange, level terendah sejak 12 Agustus, menurut data FactSet. (Best Profit Futures)

Sedangkan Emas Mencatatkan Penurunan Bulanan Pertama Sejak Mei

Emas mencatatkan penurunan bulanan pertama sejak Mei terkait harapan yang berkembang bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga AS tahun ini dan karena melambatnya pembelian melalui bullion-backed funds.

Ini pertama kalinya emas telah turun pada bulan Agustus sejak 2009,

dengan logam umumnya menguat terhadap permintaan perhiasan menjelang musim pernikahan dan festival di India,

konsumen terbesar setelah China. Harga emas merosot 3,4 persen bulan ini setelah melonjak 25 persen pada semester pertama tahun ini karena kekhawatiran ekonomi memicu permintaan untuk logam sebagai haven.

Emas berjangka untuk pengiriman Desember turun 0,4 persen untuk menetap di $ 1,311.40 per ons pada pukul 01:53 siang di Comex New York, turun untuk bulan kedua dalam tahun ini.

Investor saat ini melihat data pekerjaan AS yang di rilis hari Jumat sebagai petunjuk lebih lanjut tentang kekuatan ekonomi.

Trader melihat kemungkinan The Fed akan menaikkan biaya pinjaman bulan depan sebesar 36 persen, naik dari 18 persen pada awal Agustus.

Kemungkinan peningkatan pada bulan Desember sebesar 60 persen.

Laporan tentang payrolls di sektor swasta menunjukkan perusahaan menambah pekerja untuk payrolls AS bulan ini sejalan dengan proyeksi, menambah tanda-tanda dari pasar tenaga kerja yang stabil.

Manufaktur U.K. Rebound Terkait Kejutan Brexit; Pound Topang Ekspor

Aktivitas Pabrik U.K. menyentuh 10-bulan tertinggi pada bulan Agustus karena pelemahan pound Membantu sektor manufaktur bangkit kembali dari kemerosotan pasca-Brexit.

IHS Markit mengatakan PMI, turun di bawah level kunci 50 pada bulan Juli, melonjak ke rekornya menjadi 53,3. Itu jauh lebih baik daripada perkiraan ekonom;

estimasi rata-rata dalam survei Bloomberg untuk pembacaan 49. Pesanan baru menigkat, dengan penurunan baru-baru dari sterling “jauh dari faktor utama” untuk peningkatan ekspor, ungkap Markit.

Keputusan Inggris pada bulan Juni untuk meninggalkan Uni Eropa awalnya membuat Kepercayaan diri dan aktivitas menurun, yang mendorong suntikan stimulus baru oleh Bank of England bulan lalu.

Pound turun 12% sejak referendum memicu biaya impor. Indeks Markit untuk harga dan beban output mencapai level tertinggi lima tahun pada bulan Agustus.(Best Profit Futures)

Sumber: Bloomberg