PT Best Profit Futures Surabaya

Minyak Berjangka Menetap di Level Terendah Dalam Tiga Bulan

Best Profit
Best Profit Futures – Minyak berjangka turun pada hari Senin untuk menetap di level terendah dalam tiga bulan,

karena berlimpahnya pasokan produk minyak bumi menunjukkan

perlambatan dalam permintaan kilang minyak mentah

dan meningkatnya jumlah rig minyak yang aktif di AS menunjuk penguatan produksi.

Best Profit Futures – Minyak mentah WTI untuk pengiriman September turun $ 1,06 atau 2,4%, untuk menetap di $ 43,13 per barel di New York Mercantile Exchange.

Itu merupakan penutupan terendah untuk kontrak paling aktif sejak 26 April, menurut data dari FactSet.

Selain itu Emas Terus Merosot Diiringi Penguatan Dolar

Emas turun untuk ketiga kalinya dalam empat sesi terakhir di tengah meningkatnya spekulasi bahwa

Federal Reserve akan menaikkan suku bunga AS pada tahun ini. (Best Profit Futures)

Pembuat kebijakan The Fed akan mengadakan pertemuan pada hari Selasa dan Rabu. Tanda-tanda kekuatan dalam ekonomi AS

telah mendorong para pedagang untuk meningkatkan peluang dari kenaikan suku bunga pada akhir tahun menjadi 49 %,

dari 41 % seminggu yang lalu dan sekitar 12 % di awal bulan.(Best Profit Futures)

Suku bunga yang lebih tinggi biasanya berdampak negatif untuk emas karena logam mulia tersebut tidak membayar bunga.

Reli sebesar 25 % pada emas di semester pertama tahun ini telah terhenti pada bulan Juli di tengah kekhawatiran suku bunga Fed dan penguatan dolar,

yang dapat mengurangi permintaan untuk emas batangan sebagai aset alternatif.(Best Profit Futures)

Indeks Spot Dollar Bloomberg telah membukukan tiga keuntungan mingguan berturut-turut.

Pembelian dana yang diperdagangkan di bursa didukung oleh emas telah melambat setelah menyentuh level tiga tahun tertinggi pada 11 Juli lalu,

menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Emas berjangka untuk pengiriman Desember turun 0,3 % untuk menetap di level $ 1,327.20 per ons pada pukul 1:37 di Comex New York.

Sedangkan Dolar Dekati 4 Bulan Tertinggi Menjelang Keputusan Fed & BoJ

Pada hari Senin, Dolar menguat dekati level empat bulan tertinggi seiring para investor bersiap untuk keputusan kebijakan moneter oleh Federal Reserve dan Bank of Japan (BOJ) pada pekan ini.

Meskipun The Fed secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada akhir pertemuan selama dua hari pada Rabu nanti,

antisipasi bank sentral AS lebih hawkish tampaknya berada di balik penguatan dolar saat ini, kata para analis. (Best Profit Futures)

Indeks ICE Dollar AS yang merupakan alat pengukur uang terhadap enam mata uang utama lainnya, sedikit melemah ke level 97,34, dari level sebelumnya 97,37 pada akhir Jumat.

Indeks mata uang diperdagangkan di level tertinggi 97,57 di jam perdagangan Eropa, yang merupakan level tertinggi sejak 10 Maret, menurut data dari FactSet.

Greenback bergerak lebih rendah terhadap yen, karena investor enggan untuk bergerak agresif menjelang pertemuan kebijakan moneter di AS dan Jepang pada akhir pekan ini.(Best Profit Futures)

Dolar AS diperdagangkan ¥ 105,99 dalam sesi terakhir, dibandingkan dengan sebelumnya ¥ 106,15 pada akhir Jumat di New York. Euro diperdagangkan pada level ¥ 116,38, sedikit lebih tinggi dari 116,50 ¥ pada akhir hari Jumat.(Best Profit Futures)

Sumber: Market Watch