PT Best Profit Futures Surabaya

Minta Kunci Sukses China, Jokowi Pusing

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kunci sukses kepada Presiden China, Xi Jinping mengenai bagaimana ekonomi negaranya melompat bahkan meroket dalam beberapa tahun terakhir.

 “Beri tiga kunci sukses kenapa China ekonominya melompat seperti ini. Jangan ditambah-tambahin, nanti saya pusing,” tanya Jokowi saat acara Bankers Dinner di JCC, Jakarta, Kamis (BEST PROFIT FUTURES).

Mendengar pertanyaan tersebut, Presiden China langsung menjawab. Menurut Xi Jinping, kunci sukses pertama adalah partai yang bersatu.

“Ini yang sulit, partai yang harus bisa bersatu. Kok bisa iya? Kalau enggak sama, bagaimana membuat visi ke depan, arahnya enggak sama, ada yang ke barat, ke timur, ke atas, ke bawah,” sebutnya.

Jokowi menambahkan, kunci sukses kedua adalah memiliki gagasan besar, mempunyai rencana dan mimpi besar. “Cara mengejar mimpi besar seperti apa? Itu tugas pemimpin,” imbuhnya.

Kunci sukses yang ketiga adalah membangun dengan segara infrastruktur untuk connectivity antar kota antar pulau. ” jangan sampai tunda-tunda, kalau buat jalan jangan yang kecil, yang gede. Hubungkan antar kota antar pulau,” jelasnya.

“Yang sulit nomor satu, tapi kita ingin yang satu ini diselesaikan. Kan sekarang 38 persen, semoga enam bukan ke depan bisa tambah, paling tidak 70 atau 80 persen,” tukasnya.(BEST PROFIT FUTURES).

Saham China naik ke level enam minggu tertinggi sebelum rilis data ekonomi termasuk produk domestik bruto dan output industri.

Indeks Shanghai Composite naik 0,4 %, dengan saham teknologi dan energi mendapatkan keuntungan. Indeks Hang Seng menguat 0,1 %, dipimpin oleh Bank of East Asia Ltd China Life Insurance Co turun 1,9 % dalam kinerja terburuk pada hari Rabu setelah perusahaan memperkirakan bahwa keuntungan dalam sembilan bulan pertama jatuh sebesar 60 % karena menurunnya pendapatan investasi.

Ekonomi China kemungkinan meningkat 6,7 % pada kuartal terakhir, kuartal ketiga berturut-turut dengan laju yang sama, menurut rata-rata dalam survei Bloomberg terhadap analis. Ukuran luas negara tersebut dalam kredit baru melampaui perkiraan pada bulan September, menurut data yang menunjukkan hari Selasa, pinjaman yang kuat akan terus membantu menstabilkan perekonomian.(BEST PROFIT FUTURES).

Pembiayaan agregat China adalah 1,72 triliun yuan ($ 255 miliar) bulan lalu, dibandingkan dengan estimasi rata-rata dalam survei Bloomberg senilai 1,39 triliun yuan. Angka-angka yang dirilis setelah penutupan pasar ekuitas China daratan.

Sumber dari http://economy.okezone.com