PT Best Profit Futures Surabaya

Menteri PU: Dari 20 Juta Pekerja, 70% Tak Punya Rumah

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Pemerintahan Jokowi-JK berambisi membangun 1 juta unit rumah di tahun ini. Hal ini untuk mengejar kekurangan pasok rumah (backlog) yang mencapai 13 juta unit rumah.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan saat ini saja ada sekitar 14 juta pekerja formal belum punya rumah. (BEST PROFIT FUTURES)

“Pekerja kita itu kan sekitar 20 juta orang. Dari 20 juta orang itu, 70% mereka tidak mempunyai hunian,” kata Basuki di Kantor Wapres, Jakarta, Kamis (8/1/2015).

Siang ini, Wapres Jusuf Kalla mengumpulkan Menteri PUPR, Menteri Tenaga Kerja, Menteri Agraria dan Tata Ruang, Menteri Hukum dan HAM,

Menkeu, BTN, Perumnas, serta BPJS Ketenagakerjaan membahas program 1 juta rumah di 2015.

Basuki mengatakan untuk membangun 1 juta unit rumah, pemerintah tak sendiri, karena akan mengerahkan peranan BUMN seperti BTN, Perum Perumnas,

BPJS dan pelaku swasta. Pemerintah akan fokus membangun hunian masyarakat bawah seperti di kawasan industri, kawasan perbatasan, TNI/Polri.(BEST PROFIT FUTURES)

Kementerian PU PR menyiapkan dana Rp 8,7 triliun untuk sektor perumahan di tahun 2015.

Anggaran tersebut untuk merealisasikan pembangunan 1 juta unit hunian selama 2015. Mencakup 300.000 unit yang akan dibangun oleh pemerintah (APBN)

langsung untuk keperluan rumah khusus TNI, Polri, nelayan, dan kawasan perbatasan, dan 700.000 unit melalui skema pembiayaan termasuk keterlibatan swasta.

Saham AS turun pada Jumat ini, memperpanjang penurunan mingguan pertama dalam empat pekan terakhir, karena data pekerjaan

menunjukkan pertumbuhan yang stabil di pasar tenaga kerja mengirim Federal Reserve berada di jalur untuk kenaikan suku bunga tahun ini.

Produsen material memimpin penurunan pada hari Jumat, seiring emas dan perak ditutup untuk minggu terburuk sejak setidaknya November.

saham industri jatuh setelah Honeywell International Inc mengalami anjlok terbesar sejak 2011 setelah target laba tidak sesuai dengan harapan.

Saham Tyson Foods Inc melemah setelah seorang analis menurunkan peringkat saham sementara mengutip “meningkatkan keyakinan” terhadap gugatan class action.

Indeks S & P 500 turun 0,3 % ke level 2,153.73 pada pukul 16:00 sore waktu New York, mendorong penurunan pekan ini menjadi 0,7 %.

Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 31,26 poin atau 0,2 %, ke level 18,239.74. Pelemahan menjadi 0,4 % selama pekan ini. (BEST PROFIT FUTURES)

Ekuitas pangkas kerugian dalam perdagangan sore karena investor berspekulasi bahwa pertumbuhan tidak cukup kuat untuk menjamin peningkatan laju pengetatan.

Sumber dari http://finance.detik.com