PT Best Profit Futures Surabaya

Menteri BUMN Bantah Harga BBM Segera Naik

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Menteri BUMN Rini Soemarno membantah peluncuran tiga kartu program bantuan sosial oleh presiden Jokowi untuk mengantisipasi kenaikan BBM yang akan diberlakukan dalam waktu dekat.

Ia menyebut, pembagian ini bertujuan agar bagaimana APBN Indonesia bisa dirasakan oleh rakyat Indonesia dengan tepat.

“Saya rasa persoalan sekarang yang bapak Jokowi tekankan melalui program ini adalah bagaimana APBN bermanfaat

bagi rakyat secara menyeluruh, terutama rakyat yang kurang mampu. Sehingga apapun pengeluaran dari APBN akan dilihat satu per satu.

apakah tepat sasaran atau tidak,” kata Rini di Jakarta, Senin (BEST PROFIT FUTURES).

Berkaca pada pengalaman sebelumnya, Rini bercerita, banyak subsidi BBM ke nelayan tidak sepenuhnya sampai pada nelayan yang membutuhkan.

“Tadi kami di rapat kabinet. Ibu Susi mengatakan bahwa sebetulnya 1,3 juta kl BBM ke nelayan tidak sampai ke nelayan.

karena pendapatan nelayan tidak naik kok, penangkapan nelayan tidak naik, dan ini salah sasaran,” tutup dia. (BEST PROFIT FUTURES).

Minyak mentah diadakan kerugian mendekati US $ 50 per barel karena investor menimbang kemungkinan kesepakatan untuk

mengurangi pasokan setelah perusahaan minyak terbesar di Rusia mengatakan negara tersebut mampu meningkatkan output yang signifikan.

Kontrak berjangka untuk bulan Desember turun 0,5 % di New York setelah merosot 2,3 % pada hari Kamis. Rusia memiliki kapasitas

untuk menambahkan sebanyak 4 juta barel per hari jika ada permintaan, kata Rosneft PJSC Chief Executive Officer Igor Sechin,

kurang dari dua minggu setelah Presiden Vladimir Putin berjanji dukungannya bagi upaya OPEC untuk membatasi output. (BEST PROFIT FUTURES).

Sementara dolar memperpanjang kenaikan untuk hari kedua, membuat harga komoditas dalam mata uang AS lebih tinggi.

Harga minyak berfluktuasi mendekati US $ 50 per barel di tengah ketidakpastian tentang apakah Organisasi Negara Pengekspor

Minyak akan dapat menerapkan kesepakatan untuk mengurangi output ketika mereka mengadakan pertemuan resmi pada bulan November. (BEST PROFIT FUTURES).

Sebuah komite OPEC akan bertemu pada akhir bulan ini untuk mencoba dan menyelesaikan perbedaan atas berapa banyak masing-masing

anggota harus memompa produksinya. Nigeria mengatakan akan menurunkan harga setiap jenis minyak mentah yang dijual dalam upaya untuk meningkatkan pangsa pasarnya. (BEST PROFIT FUTURES).

West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember berada di level $ 50,40 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 23 sen, pada pukul 01:07 siang waktu Hong Kong. Kontrak tersebut jatuh $ 1,19 ke level $ 50,63 pada hari Kamis. Total volume perdagangan sekitar 30 % di bawah 100-hari rata-rata. Kontrak untuk November mendatang yang berakhir hari Kamis merosot 2,3 % ke level $ 50,43 per barel.

Brent untuk pengiriman Desember melemah 17 sen ke level $ 51,21 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak pada hari Kamis lebih rendah $ 1,29 ke level $ 51,38. Harga turun 1,5 % selama minggu ini. Minyak mentah acuan global yang diperdagangkan pada premium dari 81 sen menjadi WTI untuk bulan Desember

Sumber dari http://economy.okezone.com