PT Best Profit Futures Surabaya

Listrik dari FTP I Sudah Mencapai 7.258 MW

Best Profit Futures – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyatakan proyek pembangkit listrik di FTP I yang berkapasitas 9.975 megawatt (mw). Hingga Juli 2014, sebesar 7.258 mw sudah dapat beroperasi secara komersial.

“Yang sedang commissioning 1.834 mw, jadi yang sedang commissioning, testing commissioning lah.

Biasanya ada yang sudah selesai testing ada yang baru,”

kata Direktur Konstruksi dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero),

Nasri Sebayang kepada wartawan di Kantor PLN Pusat, Jakarta, Rabu (13/8/2014).

Nasri mengatakan, lamanya waktu untuk commissioning enam bulan. Dirinya juga memastikan bahwa penyelesaian hal tersebut akan selesai pada tahun ini.

“Karena sudah dimulai beberapa bulan yang lalu dan sekarang masih ada sisa empat bulan. Pasti selesai semua tahun ini,” tambahnya.

Nasri menyebutkan, masih terdapat konstruksi pembangkit di FTP I yang seluruh totalnya berjumlah 834 mw. Dia mengatakan, seperti konstruksi PLTU di Parit Baru,   (Best Profit Futures).

Bengkayang, yang sejak dahulu memang sulit mengenai pembebasan lahan. Sedangkan yang sudah di terminasi dan mengalami gagal tender seluruhnya berkapasitas 48 mw.

“Itu adalah status per akhir Juli 2014. Dan Proyeksi akhir 2014 beroperasi paling sedikit 8.445 mw. Dan masih ada commissioning di 2014 itu 1.272 mw, yang kalau berhasil juga bisa masuk tahun ini,” tukas dia.

   (Best Profit Futures).

Emas naik untuk hari kelima untuk perdagangan di dekat level tertinggi dalam hampir sebulan terakhir seiring meningkatnya kekhawatiran menjelang pemilihan presiden AS pada pekan depan mendorong investor untuk mencari aset haven, dengan jajak pendapat terbaru menunjukkan keunggulan yang dominan Hillary Clinton atas Donald Trump yang lesu.

Bullion untuk pengiriman segera naik sebanyak 0,2 % ke level $ 1,290.94 per ons dan berada di level $ 1,290.18 pada pukul 9:25 pagi waktu Singapura, menurut harga dari Bloomberg. Pada hari Selasa, harga bullion menguat menjadi $ 1,291.98, yang tertinggi sejak 4 Oktober.  (Best Profit Futures).

Harga emas jatuh pada bulan lalu di tengah harapan Federal Reserve yang bersiap untuk menaikkan biaya pinjaman. Sementara pembuat kebijakan Fed menyimpulkan pertemuan bulan November mereka pada hari Rabu, kemungkinan kenaikan hanya 16 persen dan pemilihan presiden AS telah menjadi perhatian yang lebih besar. Rasa kekhawatiran di pasar didorong oleh ABC News / Washington Post dalam jajak pendapat yang ditempatkan kandidat Partai Republik Trump satu persen poin dari pesaingnya dari Partai Demokrat.  (Best Profit Futures).

Sumber dari http://economy.okezone.com