PT Best Profit Futures Surabaya

Lima Kiat Memotret Ray of Light

BEST PROFIT FUTURES – Salah satu subyek foto yang biasanya menarik perhatian adalah ray of light. Bias sinar matahari yang menyinari bumi berkesan dreamy dan magical.

Sebenarnya tidak sulit memotret ray of light, hanya saja kita perlu mengamati cahaya dengan baik, berada di posisi dan setting kamera yang tepat. Beberapa tips memotret ray of light (ROL) berikut mungkin bisa dicoba:

1. Pagi hari di dataran tinggi
Di pagi hari sesaat setelah matahari terbit, dan di dataran tinggi, biasanya banyak kabut yang cukup rendah, saat matahari bersinar menembus kabut, saat itulah kita dapat melihat bias sinar dengan cukup jelas.

2. Memotret di belakang pohon/dedaunan (Best Profit Futures)
Pohon dan dedaunan dapat membagi bias sinar matahari sehingga garis-garis sinarnya terlihat semakin jelas.

3. Cari latar belakang yang gelap
Latar belakang seperti dinding tebing, ruangan yang gelap, atau pepohonan yang rimbun akan membuat ray of light semakin jelas karena perbedaan gelap terang yang kontras.

4. Gunakan asap untuk membiaskan cahaya
Jika tidak ada kabut, Anda bisa menggunakan asap untuk mendapatkan efek ray of light. Asap rokok dan dupa (hio) adalah dua alat pembuat asap yang populer. Buat asap di jalur sinar cahaya.

5. Setting exposure kamera
Cahaya matahari yang terlalu terang bisa mengecoh perhitungan cahaya kamera (metering). Kamera mengganggap cahayanya terlalu terang, sehingga memilih setting untuk membatasi cahaya, hasil gambar bisa jadi agak gelap.

Maka itu, seringkali kita harus mengatur ISO, shutter speed dan ISO secara manual untuk mendapatkan terang gelap yang diinginkan. Untuk bukaan, saran saya mengunakan bukaan yang relatif kecil seperti f/8-f/16 untuk membatasi cahaya dan meningkatkan ketajaman. (Best Profit Futures)

Minyak rebound dari penutupan terendah dalam delapan minggu karena OPEC mengatakan membuat upaya diplomatik terakhir menuju mengamankan kesepakatan untuk membatasi produksi dan menstabilkan harga.

Minyak berjangka naik sebanyak 2,2 persen di New York setelah jatuh 4,3 persen pada tiga sesi sebelumnya. Qatar, Aljazair dan Venezuela memimpin mendesak untuk menyelesaikan kesepakatan, sementara Arab Saudi, Irak dan Iran telah berselisih mengenai bagaimana membagi pemotongan hasil yang disepakati pada pertemuan bulan September di Algiers, menurut sebuah delegasi yang akrab dengan pembicaraan. Cadangan minyak mentah AS diperkirakan akan menguat untuk minggu ketiga, menurut survei Bloomberg sebelum data dari pemerintah, hari Rabu.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember naik sebanyak 94 sen menjadi $ 44,26 per barel di New York Mercantile Exchange, dan berada di $ 44,11 pada pukul 13:56 siang di Hong Kong. Kontrak WTI turun 9 sen menjadi $ 43,32 pada hari Senin, penutupan terendah sejak 19 September. Total volume perdagangan sekitar 86 persen di atas rata-rata 100-hari. Harga WTI turun 1,5 persen pada pekan lalu.

Minyak Brent untuk pengiriman Januari naik sebanyak 85 sen, atau 1,9 persen, ke $ 45,28 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak Brent turun 32 sen menjadi $ 44,43 pada hari Senin, penutupan terendah sejak 10 Agustus. Minyak acuan global untuk pengiriman Januari diperdagangkan lebih besar 42 sen dari WTI.

Sumber dari inet.detik.com