PT Best Profit Futures Surabaya

Libur Panjang, Sesuaikan Budget Anda

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Menjelang akhir tahun sebagian masyarakat tentu ingin menikmati liburan.

Namun, tidak semuanya dapat menikmati terlebih bagi karyawan yang memiliki penghasilan yang minim.

CEO PT Cerdas Keuangan Indonesia M Andoko mengungkapkan, langkah yang dilakukan masyarakat yang berpenghasilan rendah agar bisa menikmati liburan.

Pertama, sesuaikan biaya pendapatan dengan biaya liburan. (BEST PROFIT FUTURES)

“Misalnya individu karyawan itu memiliki penghasilan kisaran Rp2,4- Rp2,7 juta per bulan. Berarti mereka bisa mengambil budget disesuaikan dengan tempat wisatanya yang tidak terlalu mahal.

Misalnya taman margasatwa dan tempat-tempat yang masih berada di kisaran Ibu Kota,” paparnya saat dihubungi Okezone, Kamis (25/12/2014).(BEST PROFIT FUTURES)

Namun, perencanaan tersebut harus sudah direncanakan satu tahun sebelumnya dengan cara mengalokasikan sekira 5 persen dari penghasilan setiap bulannya. Hal tersebut disiapkan sebagai investasi bagi kebutuhan liburan.

“Pengalokasian pendapatan sekira 5 persen tersebut harus dilakukan dengan cara di tabung di bank misalnya Rp100 ribu, agar uang yang telah disimpan,tidak terlalu mudah untuk dipergunakan sehari-hari,” ujarnya.(BEST PROFIT FUTURES)

Selain itu, menurut Andoko, alternatif lain yang dapat dilakukan dengan cara mencari pekerjaan sampingan di luar pekerjaan resmi sebagai karyawan.

“Biasanya karyawan libur pada hari Sabtu dan Minggu. Maka waktu itu, sebaiknya dimanfaatkan untuk mendapatkan pemasukan tambahan dari gaji sampingan

dari pekerjaan sesuai dengan masing-masing hobinya, seperti mengajar, berdagang dan lain-lain,” pungkasnya.

Minyak bertahan di atas $ 50 di tengah ketidakpastian atas kesediaan Rusia untuk bergabung dengan upaya OPEC untuk menstabilkan pasar.

Minyak berjangka sedikit berubah di New York setelah turun 1,1 persen pada hari Selasa. Produsen minyak terbesar asal Rusia Rosneft PJSC mengatakan tidak akan memangkas produksi,

menurut Reuters, setelah Presiden Vladimir Putin sebelumnya mengatakan negaranya akan bergabung dengan Organisasi Negara Pengekspor Minyak dalam pembekuan atau memotong pasokan.

Rusia dan kelompok produsen minyak akan bertemu di Istanbul pada hari Rabu untuk membahas perjanjian produksi.

Pasokan dan permintaan akan kembali ke keseimbangan awal dari yang diharapkan jika kesepakatan OPEC untuk memangkas produksi dilaksanakan, kata International Energy Agency.(BEST PROFIT FUTURES)

Minyak naik ke level tertinggi 15-bulan pada hari Senin setelah Arab Saudi menyatakan optimismenya bahwa OPEC akan membuat kesepakatan untuk memangkas produksi dan Rusia menyatakan dukungannya.

Peningkatan sampai $ 60 per barel mungkin akan memicu lonjakan dalam produksi di Amerika Utara sambil memangkasan pertumbuhan permintaan global,

Direktur Eksekutif IEA Fatih Birol mengatakan pada Selasa kemarin.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman November diperdagangkan di $ 50,75 per barel,

turun 4 sen, di New York Mercantile Exchange pada pukul 10:03 pagi di Sydney.

Harga WTI pada hari Selasa turun 56 sen menjadi $ 50,79. Total volume perdagangan sekitar 83 persen kurang dari rata-rata 100-hari.(BEST PROFIT FUTURES)

Minyak Brent untuk pengiriman Desember turun 73 sen, atau 1,4 persen, ke $ 52,41 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London.

Minyak mentah acuan global untuk bulan Desember ditutup lebih besar $ 1,17 dari WTI.

Sumber dari http://economy.okezone.com