PT Best Profit Futures Surabaya

Lebaran, Omset Pusat Belanja Naik 10 Persen

Best Profit Futures – Lebaran nanti, pusat belanja dan mal diprediksi akan ramai dikunjungi masyarakat. Ketua Umum Asosiasi Pengelola

Pusat Belanja Indonesia Handaka Santosa memprediksi nilai penjualan meningkat 10 persen dibanding Lebaran tahun lalu.

“Periode tahun ini, kenaikan penjualan sebesar 10 persen dibanding tahun lalu,” ujar Handaka kepada Tempo, Sabtu 27 Juli 2014. (Best Profit Futures)

Menurut Handaka, mal akan ramai karena banyak masyarakat yang ditinggal asisten rumah tangga mereka, sehingga memilih makan di luar rumah.

Mereka memanfaatkan kafe dan restoran untuk menjamu keluarga besar yang datang berkunjung.

“Banyak saudara dari luar kota yang datang bersilahturahmi, jadi mereka perlu ke pusat belanja untuk makan dan belanja kebutuhan,” tutur Handaka.

Pada malam takbiran atau semalam sebelum Lebaran, mal akan tutup pukul 20.00 WIB. Pada hari H, mal buka lebih siang, yaitu sekitar pukul 11.00 WIB.

Mal buka lebih siang agar karyawan bisa salat Ied terlebih dahulu. (Best Profit Futures)

Hanya ada satu mal yang tutup pada Lebaran nanti, yaitu Plaza Indonesia di Jakarta. Sedangkan hari kedua setelah Lebaran, seluruh mal akan buka secara normal sejak pukul 10.00 WIB-22.00 WIB.

  (Best Profit Futures)

Emas naik untuk hari keenam diperdagangkan di atas $ 1.300 per ons karena para investor bersiap untuk hasil dari pengetatan pemilihan presiden

AS pekan depan dan beratnya prospek kebijakan moneter setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga tidak berubah.

Bullion untuk pengiriman segera adalah 0,3 % lebih tinggi di level $ 1,300.29 per ons pada pukul 9:21 pagi waktu Singapura, menurut harga dari Bloomberg.

Pada hari Rabu, harga emas rally ke empat minggu tertingginya di level $ 1,308.02 pada permintaan haven terkait pelemahan ekuitas global untuk keenam kalinya dalam tujuh hari terakhir.

Investor emas mencari petunjuk dari jajak pendapat AS, dengan kemenangan yang memungkinkan untuk Donald Trump terlihat buoying harga, dan langkah Fed berikutnya,

dengan menaikkan suku bunga pada bulan Desember berpotensi menekan mereka. Komite Pasar Terbuka Federal mengatakan pada hari Rabu bahwa hanya diperlukan “beberapa”

bukti inflasi lebih lanjut dan lapangan pekerjaan berada di jalur ke arah targetnya dalam rangka untuk menaikan biaya pinjaman, setelah meninggalkan suku bunga tidak berubah untuk pertemuan ketujuh berturut-turut. (Best Profit Futures)

Sumber dari http://www.tempo.co/