PT Best Profit Futures Surabaya

Laba BRI semester I-2014, capai Rp 11,72 triliun

Best Profit Futures – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk mencatatkan perolehan laba bersih setelah pajak sebesar Rp 11,72 triliun (bank only)

sepanjang paruh pertama tahun 2014. Direktur Jaringan dan Layanan BRI, Suprajarto merinci, raihan tersebut tumbuh sebesar 17,11% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Pencapaian laba bersih tersebut merupakan hal yang sangat positif di tengah kondisi politik dan ekonomi domestik yang kurang kondusif,” ujar Suprajarto di Jakarta, Selasa (22/7).

Solidnya kinerja bank dengan kode emiten BBRI ini tercermin dari pertumbuhan kredit yang mencapai 17,19% secara tahunan atau year on year (yoy) dari

Rp 391,77 triliun pada triwulan II-2013 lalu, menjadi Rp 459,13 triliun pada triwulan II-2014.

Bisnis mikro BRI juga terus membuahkan momentum pertumbuhan yang sangat positif. Kredit mikro BRI tumbuh sebesar 18,1% secara yoy,

meningkat dari Rp 122,1 triliun sepanjang semester II-2013, menjadi sebesar Rp 144,2 triliun pada semester II-2014.

“Pertumbuhan kredit mikro BRI tersebut bahkan melebihi pertumbuhan total kredit BRI,” kata Suprajarto.

Selain peningkatan outstanding pinjaman, pertumbuhan tersebut juga menghasilkan peningkatan jumlah debitur. Hingga akhir triwulan II-2014,

jumlah debitur mikro BRI mencapai 6,9 juta orang.  (Best Profit Futures)

“Artinya, dalam pengembangan bisnis mikronya, BRI berhasil menjangkau lebih banyak pengusaha

kecil dan terdepan dalam usaha peningkatan financial inclusion di Indonesia,” jelas Suprajarto.

Pertumbuhan kredit tersebut, menurut Suprajarto, tetap dibarengi dengan prinsip kehati-hatian

sehingga tingkat kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) secara nett dapat dijaga di level 0,57%.

   (Best Profit Futures)

Emas naik untuk hari keenam diperdagangkan di atas $ 1.300 per ons karena para investor bersiap untuk hasil dari pengetatan pemilihan presiden AS

pekan depan dan beratnya prospek kebijakan moneter setelah Federal Reserve

mempertahankan suku bunga tidak berubah.

Bullion untuk pengiriman segera adalah 0,3 % lebih tinggi di level $ 1,300.29 per ons pada pukul 9:21 pagi waktu Singapura, menurut harga dari Bloomberg.

Pada hari Rabu, harga emas rally ke empat minggu tertingginya di level $ 1,308.02 pada permintaan haven terkait pelemahan ekuitas global untuk keenam kalinya dalam tujuh hari terakhir.

Investor emas mencari petunjuk dari jajak pendapat AS, dengan kemenangan yang memungkinkan untuk Donald Trump terlihat buoying harga, dan langkah Fed berikutnya,

dengan menaikkan suku bunga pada bulan Desember berpotensi menekan mereka.

Komite Pasar Terbuka Federal mengatakan pada hari Rabu bahwa hanya diperlukan “beberapa” bukti inflasi lebih lanjut

dan lapangan pekerjaan berada di jalur ke arah targetnya dalam rangka untuk menaikan biaya pinjaman,

setelah meninggalkan suku bunga tidak berubah untuk pertemuan ketujuh berturut-turut.  (Best Profit Futures)

Sumber dari http://keuangan.kontan.co.id