PT Best Profit Futures Surabaya

Kronologi Penumpang COVID Menyelinap Masuk Pesawat di Bandara Semarang | lt 11 Graha Bukopin

Ilustrasi pesawat dan bandara

Semarang – Seorang penumpang pesawat yang dinyatakan positif COVID-19 menyelinap masuk ke bagian check in hingga berhasil terbang dari Bandara Semarang ke Pangkalan Bun. Manajemen Bandara Ahmad Yani Semarang meminta maaf atas keteledoran itu dan memberitahukan telah dilakukan tracing terhadap penumpang lain maupun awak pesawat. BEST PROFITGeneral Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Hardi Ariyanto, mengatakan penumpang bernama Yahya nekat menyelinap naik pesawat Citilink jurusan Pangkalan Bun hari Rabu (5/5) kemarin. Padahal saat screening dia sudah dinyatakan reaktif COVID-19.

“Kemarin ada kejadian lolos satu penumpang tujuan Semarang-Pangkalan Bun di mana suatu kejadian yang sedang saya cek dan kami sudah koordinasi dengan pihak Pangkalan Bun untuk segera diadakan satu karantina di sana. Kejadian ini pertama dari Semarang yang bisa lolos. Yang bersangkutan saat masuk bandara menunjukkan dokumen kesehatan setelah divalidasi KKP diarahkan isolasi mandiri. Tapi yang bersangkutan tidak kembali tapi memutar dan masuk tempat check in,” jelas Hardi di kantornya, Kamis (6/5). PT BESTPROFIT FUTURES

“Dari kita sudah cek lapangan, cek dan evaluasi ada dugaan, sesuai surat kabar, ada petugas yang bantu. Saya cek tidak ada. Yang bersangkutan tidak dikawal saat positif kemudian keluar dan masuk lagi sesuai CCTV,” ujarnya.

Ia pun meminta maaf atas kejadian itu dan melakukan pengetatan pemeriksaan penumpang di masa pandemi ini.

“Kami juga memohon maaf atas terjadinya peristiwa ini yang menimbulkan keresahan bagi calon penumpang pesawat udara lainnya. Kami berkomitmen untuk saling berkoordinasi lebih intens dengan stakeholder bandara lainnya,” ujarnya.

Koordinasi dengan pihak di Pangkalan Bun dilakukan antara lain soal penanganan penumpang yang berdekatan dengan Yahya tersebut. Ada 24 penumpang dalam penerbangan dan 12 diantaranya dilakukan tracing.

“Yang berdekatan kurang lebih 12 orang. Sudah koordinasi dengan Pangkalan Bun. Yang 12 ini sudah di antigen dan negatif. Pilot pramugari negatif semua,” ujarnya.

Untuk antisipasi hal itu terulang, pengetatan dilakukan dengan kebijakan baru yaitu pemberian stempel tambahan oleh petugas KKP sebagai tanda hasil tes positif untuk memudahkan identifikasi oleh petugas check in dan pasasi pada saat boarding.

Jika ada yang positif pihak Bandara berkoordinasi dengan maskapai agar memblokir sehingga penumpang tidak bisa melanjutkan perjalanan dan dilakukan karantina.

“Kalau ada penumpang setelah validasi dokumen kesehatan dan dinyatakan positif maka akan diriject dan informasi ke airlines untuk diblock seatnya,” tegas Hardi.

sumber detik