PT Best Profit Futures Surabaya

Krisis Tak Usai, Thailand Terapkan Darurat Militer

Best Profit Futures – Militer Thailand akhirnya mengambil langkah di tengah krisis yang menerpa Negeri Gajah Putih enam bulan belakangan. Angkatan bersenjata negara ini menerapkan status darurat militer.

Hal ini, menurut Militer Thailand diambil untuk menjaga ketertiban dan menegakan hukum. Namun, Militer Thailand menyatakan, status darurat militer bukan merupakan bagian dari kudeta pemerintahan.. (Best Profit Futures)

Dilansir dari The Guardian, Selasa (20/5/2014), keputusan tersebut  disiarkan langsung ke seluruh penjuru Thailand. Dalam siaran itu Militer Thailand kembali memastikan seruan darurat militer  sama sekali bukan bagian dari Kudeta.

Krisis di Thailand telah terjadi sejak tahun lalu. Krisis tersebut dipicu oleh rencana amnesti yang diberikan mantan Perdana Menteri (PM) Yingluck Shinawatra kepada kakaknya Thaksin.

Semenjak itu, kondisi Thailand yang tadinya kondusif seketika berubah mencekam. Puncak dari krisis ini terjadi saat Yingluck lengser dan digantikan oleh  Niwattumrong Boonsongpaisan. (Best Profit Futures)

Emas naik, memangkas penurunan terbesar tiga hari di lebih dari satu tahun, setelah dolar melemah dari level tertinggi sembilan bulan dan karena investor berhenti sejenak untuk menilai arah kebijakan Presiden AS Donald Trump.

Bullion untuk pengiriman segera naik sebanyak 0,8 persen menjadi $ 1,231.41 per ons dan berada di level $ 1,227.69 pada pukul 09:57 pagi di Singapura, menurut Bloomberg. Logam telah melonjak dari kerugian 4,4 persen sejak pemilu, penurunan terbesar dalam tiga hari sejak Juli tahun lalu. Indeks Bloomberg Dollar Spot turun 0,2 persen setelah ditutup pada level tertinggi sejak Februari, pada Senin kemarin.. (Best Profit Futures)

kemerosotan emas ke level terendah lima bulan muncul karena investor menilai janji Trump untuk memotong pajak dan menghabiskan ke sektor infrastruktur sebagai hal positif untuk pertumbuhan dan inflasi, yang dapat menyebabkan percepatan laju kenaikan suku bunga dalam perekonomian terbesar di dunia. Sekarang pedagang melihat peluang kenaikan pada pertemuan Federal Reserve tanggal 13-14 Desember sebesar 92 persen.

Namun, logam mungkin telah jatuh terlalu cepat, menurut sinyal teknis. Pada hari Senin, indeks kekuatan relatif 14-hari emas, yang mengukur momentum, di bawah tanda 30 yang menunjukkan telah oversold.. (Best Profit Futures)

Sumber dari http://international.okezone.com