PT Best Profit Futures Surabaya

Kotak Suara di Pamekasan Kosong Melompong

Best Profit Futures – Sebuah kotak suara dalam pelaksanaan pemilu presiden (Pilpres) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, ditemukan kosong melompong.

Itu diketahui setelah KPU Pamekasan melakukan pembongkaran terhadap ribuan kotak suara sesuai intruksi dari KPU pusat.

Kotak suara yang tidak ada isinya sama sekali itu terdapat pada salah satu TPS di Kecamatan Palengaan, Pamekasan. Padahal,

seharusnya dalam kotak suara berisi di antaranya surat suara, daftar pemilih tetap (DPT), formulir C7, formulir A5 dan DPKTb. (Best Profit Futures)

Tentu dengan ditemukan satu kotak suara yang kosong tersebut menandakan adanya sebuah kejanggalan dalam pelaksanaan pilpres. Indikasi adanya suatu pelanggaran dalam pilpres semakin menguat.

Ketua KPU Kabupaten Pamekasan, Mohammad Hamzah, menyatakan, pihaknya memang melihat hanya ada satu kotak suara yang kosong. (Best Profit Futures)

Padahal, sebelumnya tidak pernah dibuka atau dilihat.

“Saat pembukaan kotak suara tadi, saya memang melihat ada satu kotak suara yang kosong. Kotak suara itu kosong bukan berarti sudah dilihat sebelumnya, melainkan memang kosong,” terang Hamzah saat dikonfirmasi wartawan.

Menurut Hamzah, ada satu kotak suara yang kosong karena kesalahan dari panitia pemungutan suara (PPS). Dimana saat memasukkan dokumen ketika rekapitulasi surat suara di tingkat desa diduga kuat ada yang keliru.

“Mereka anggota PPS asal memasukkan ke dalam kotak suara usai melakukan penghitungan. Saya yakin ada di kotak yang lainnya,” paparnya.

Seperti diketahui, KPU Pamekasan membuka 1.645 kotak suara sesuai SE dari KPU Pusat. Pembongkaran kotak suara sendiri untuk mengambil model C7,

formulir A5 dan data DPKTb disetorkan pada KPU pusat untuk bahan dalam sidang di Mahkamah Konstitusi (MK).

  (Best Profit Futures)

Dolar melemah untuk hari kedua terhadap yen menjelang keputusan dari Federal Reserve untuk suku bunga acuannya pada hari Rabu dan pemilihan presiden AS pada pekan depan.

Indeks Spot Dollar Bloomberg telah turun dari tujuh bulan tertinggi pada 28 Oktober lalu seiring peluang berbasis pasar dari kenaikan suku bunga

The Fed pada akhir Desember turun menjadi 68 persen pada hari Selasa dari lebih dari 72 persen seminggu sebelumnya.

Sebuah jajak pendapat yang melacak laporan dari ABC News / Washington Post menunjukkan Partai Republik Donald Trump dengan 46 persen dukungan terhadap

Partai Demokrat Hillary Clinton 45 persen, menyebabkan keuntungan di aset havens seperti obligasi, emas dan yen di New York. (Best Profit Futures)

Indeks Dolar Bloomberg, yang melacak mata uang terhadap 10 mata uang utama, sedikit berubah pada pukul 09:15 pagi waktu Tokyo

setelah menghentikan penurunan selama tiga hari, Selasa. Greenback turun 0,1 % ke level 104,05 ¥, setelah melemah 0,6 %% pada hari sebelumnya. (Best Profit Futures)

Pengumuman Federal Bureau of Investigation (FBI) pekan lalu bahwa membuka kembali penyelidikan Hillary Clinton untuk penggunaan

e-mail pribadinya yang telah menghidupkan kembali kampanye Donald Trump, yang telah berjanji untuk kesepakatan perdagangan AS yang ada.

Trump dipandang kurang menguntungkan oleh sebagian investor karena ketidakjelasan kebijakan dan apa yang dianggap tidak dapat diprediksi lebih besar dari saingannya demokratis. (Best Profit Futures)

Sumber dari http://pemilu.okezone.com