PT Best Profit Futures Surabaya

Kisah Keluarga Dukun Racuni dan Bakar Dua Orang Gegerkan Pasuruan

Awal tahun 2019, warga Pasuruan digegerkan dengan aksi keji M Dhofir (45) yang membunuh dua orang dengan cara diracun dan dibakar. Apalagi, M Dhofir, warga Desa Jatigunting, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, dikenal sebagai orang pintar atau dukun. BEST PROFIT

Pembunuhan sadis ini terkuak saat pagi buta Minggu (20/1/2019), warga menemukan dua mayat dalam keadaan terbakar di depan gubuk bambu yang menempel di rumah Dhofir. Saat ditemukan api masih membakar mayat dan bagian gubuk. Warga geger, panik, dan berusaha memadamkan api.

Dua mayat ditemukan tergeletak berdekatan. Satu korban dalam posisi telentang, lutut kaki kanan tertekuk dan masih memakai sarung berwarna hijau daun dan tubuh tertutup kain batik berwarna biru. Sedangkan korban lainnya, tergeletak dengan lengan kanan berada di bawah. Tubuhnya tertutup kain warna biru, pakaian bermotif coklat, dengan bawahan kain coklat lebih muda. PT BESTPROFIT FUTURES

Penemuan mayat itu langsung dilaporkan ke polisi. Aparat kepolisian terjun ke lokasi melalukan identifikasi, olah TKP, mengamankan barang bukti dan mengumpulkan keterangan saksi. Kedua mayat kemudian dibawa ke RS Bhayangkara, Watukosek, Gempol untuk diautopsi.

Polisi bekerja cepat mengungkap kasus ini. Identitas korban dipastikan bernama Sya’roni (58) warga Dusun Pejanten, Desa Pajaran, Kecamatan Rembang dan Imam Sya’roni (70) warga Desa Selorentek, Kecamatan Kraton.

“Keduanya dipastikan korban pembunuhan,” kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Dewa Putu Prima, Minggu (20/1/2019).

Berdasarkan alat bukti dan keterangan saksi-saksi, tersangka pembuhanan pun ditetapkan. Ada tiga orang yang terlibat pembunuhan sadis itu, yakni M Dhofir, Nanik Purwanti (30) yang merupakan istri M Dhofir, serta Zainuddin (30) teman M Dhofir warga Desa Wonosari, Kecamatan Wonorejo. PT BESTPROFIT

Ketiga tersangka langsung diamankan siang harinya. Selain menjaga potensi amukan massa, juga untuk mempercepat proses penyidikan. M Dhofir, merupakan tersangka utama yang menghendaki korban mati. Sementara dua tersangka lain membantu eksekusi.

Para tersangka mengaku mengakui perbuatannya. Pembunuhan itu dilakukan Sabtu (19/1/2019) malam. Sementara pembakaran mayat dilakukan Minggu dini hari. BESTPROFIT

Sumber : detik