PT Best Profit Futures Surabaya

KEN dan KEIN, Apa Bedanya?

Best Profit Futures -Pada masa pemerintahan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) ada komite khusus bernama Komite Ekonomi Nasional (KEN) yang dipimpin oleh Chairul Tanjung. Komite tersebut berakhir seiring dengan selesainya masa jabatan SBY.

Di era Presiden Joko Widodo (Jokowi), komite ini kembali dibentuk. Namun dengan nama berbeda. Jokowi menyebutnya sebagai Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) dengan Soetrisno Bachir sebagai posisi Ketua.

Apa bedanya? (Best Profit Futures)

“Ini heavy nya lebih pada industrialisasi. Pada hilirisasi yang memberikan back up pada pertumbuhan ekonomi, bedanya itu. Fokus ke industrialisasi, hilirisasi, jadi heavy nya lebih ke industrinya,” tegas Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/1/2016).

Jokowi mencontohkan, untuk pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA), selama ini SDA khususnya sektor pertambangan, hanya diekspor dalam bentuk mentah. Harganya murah dan kecil kontribusinya terhadap perekonomian dalam negeri. Maka dari itu dibutuhkan industrialisasi.(Best Profit Futures)

“Dengan industrialisasi ada nilai tambah dari bahan baku yang kita punyai, SDA, tidak lagi kita ekspor komoditas mentah, tidak lagi kita ekspor bahan baku,

tidak lagi kita ekspor barang-barang yang tidak jadi atau setengah jadi. Targetnya memang industrialisasi, hilirisasi ekspor barang setengah jadi atau barang jadi sehingga ada nilai tambah,” terangnya.

Hal yang senada juga diungkapkan oleh Ketua KEIN Soetrisno Bachir. Menurutnya, komite pada periode sebelumnya lebih mengarah pada sisi makro ekonomi. Sedangkan KEIN akan masuk lebih dalam, yakni sisi industri.(Best Profit Futures)

“Kalau dulu KEN lebih makro ini industri. memang ada pesan yang penting, kita ini ingin menjadi negara industri seperti Jepang Korea Selatan, Taiwan, China. Kita akan menuju kesana,” kata Soetrisno pada kesempatan yang sama.

Hal yang senada juga diungkapkan oleh Ketua KEIN Soetrisno Bachir. Menurutnya, komite pada periode sebelumnya lebih mengarah pada sisi makro ekonomi. Sedangkan KEIN akan masuk lebih dalam, yakni sisi industri.

“Kalau dulu KEN lebih makro ini industri. memang ada pesan yang penting, kita ini ingin menjadi negara industri seperti Jepang Korea Selatan, Taiwan, China. Kita akan menuju kesana,” kata Soetrisno pada kesempatan yang sama.(Best Profit Futures)

Sumber : detik.com