PT Best Profit Futures Surabaya

Kembangkan Mobil Tanpa Awak, BMW Gandeng Intel dan Mobileye

Best Profit
Best Profit Futures – Raksasa otomotif asal Jerman, BMW Group tidak mau ketinggalan dalam mengembangkan mobil autonomous. Pabrikan asal Munich tersebut menjalin kerja sama dengan Mobileye dan Intel Corp untuk merancang kendaraan yang bisa berjalan tanpa supir.

Best Profit – Dilansir Marketwatch, BMW menargetkan bisa membawa mobil autonomous ke jalanan pada 2021. Mobil ini bakal memudahkan transportasi kaum urban di perkotaan karena digunakan sebagai layanan taksi online.(Best Profit Futures)

BMW ingin agar mobil ini berjalan sepenuhnya secara otonom yang diatur oleh sistem yang mengontrol. Ini berarti pengemudi bisa mengalihkan fokusnya untuk kegiatan lain selama mobil berjalan otomatis.

Mobileye sendiri menjadi partner kerja sama karena perusahaan ini menyediakan teknologi otonom. Namun demikian, keberadaan mobil autonomous saat ini masih jadi kontroversi.

Orang menjadi terlalu bergantung pada fitur semi autonomous. Padahal mobil ini masih butuh kendali dari manusia selama berjalan.

Dampak buruk yang terjadi yaitu kecelakaan fatal yang dialami oleh seorang pria di Florida, Amerika Serikat. Ia tewas karena tabrakan yang disebabkan kegagalan fungsi rem otomatis.(Best Profit Futures)

Selain itu Toyota Yaris ke-3 Juta di Benua Biru Milik Orang Prancis

Toyota Yaris menginjak usia 15 tahun tepat pada tahun ini. Mobil ini diperkenalkan pertama kali di Eropa pada 2001. Tahun ini begitu istimewa bagi Toyota karena produksi Yaris berhasil menembus angka 3 juta unit.

Dengan kata lain, setiap tahunnya Yaris bertambah sebanyak 200 ribu unit. Model spesial ini hadir sebagai Yaris Hybrid dan tidak tersedia di Jepang. Menurut kabar, Yaris ke-3 juta akan dikirim ke seorang konsumen di Prancis.

Dilansir Responsejp, Yaris bermesin hibrida diklaim sanggup mereduksi emisi CO2 hingga 44 persen dengan besaran hanya 75 g/km. Bandingkan dengan generasi pertama Yaris keluaran 2001, mobil ini menghasilkan emisi 134 g/km dari mesin 1,0 liter miliknya.

Hatcback ini diproduksi oleh Toyota Motor Manufacturing France (TMMF). Seluruh pekerja TMMF pun merayakan pengiriman mobil berkelir hitam-putih tersebut sebagai bentuk keberhasilan Yaris yang terus eksis sampai saat ini.

Manufaktur ini awalnya hanya menjadi Yaris untuk Eropa. TMMF sejak Mei 2013 juga memproduksi Yaris untuk pasar Amerika, menggantikan Jepang sebagai basis produksi.

Adapun Yaris mendominasi kuota produksi hingga 87 persen. Selain memenuhi kebutuhan domestik, TMMF mengekspor Yaris ke 42 negara di dunia yang meliputi Eropa, Amerika Serikat, Kanada, dan Puerto Rico.(Best Profit Futures)

Sumber : liputan.com