PT Best Profit Futures Surabaya

Kasus Simulator SIM, KPK Periksa Djoko Susilo

Best Profit Futures – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan Kakorlantas Polri Irjen Djoko Susilo, Jumat (12/9/2014).

Djoko diperiksa terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan alat simulator SIM tahun anggaran 2011 dengan tersangka Didik Purnomo.

“Dia akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka DP (Didik Purnomo),” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi.

KPK menetapkan Didik (bekas Wakil Kepala Korps Lalu Lintas) sebagai tersangka sejak 1 Agustus 2012.

Penetapan Didik sebagai tersangka dilakukan bersamaan dengan penetapan mantan Kakorlantas Irjen Djoko Susilo sebagai tersangka.

Kini, Djoko menjalani masa hukuman setelah divonis 18 tahun penjara.

Didik ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan bersama-sama melakukan perbuatan melawan hukum dan atau penyalahgunaan wewenang yang mengakibatkan kerugian negara terkait proyek simulator SIM.

Perbuatan itu diduga dilakukan Didik bersama-sama dengan Djoko, Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia (PT ITI) Sukotjo S.

Bambang, dan Direktur Utama PT Citra Mandiri Metalindo Abadi Budi Susanto.

  (Best Profit Futures).

Empat orang tewas di sebuah taman hiburan di Australia timur, Selasa (25/10) akibat dari apa yang dikatakan oleh para pejabat darurat sebagai œkerusakan pada wahana arung jeram.

Insiden itu terjadi di Dreamworld di Queensland pada wahana arung jeram sungai yang disebut œThunder River Rapids.

Gavin Fuller, penyelia senior operasi dari Dinas Ambulans Queensland, mengatakan kepada para wartawan bahwa dua orang tewas karena terpental keluar dari wahana,

sementara dua lainnya terperangkap di dalamnya. Dia mengatakan staf taman berusaha memberikan bantuan ketika personil darurat tiba,

tetapi keempat korban mengalami luka-luka œyang tidak memungkinkan mereka hidup. (Best Profit Futures).

Para korban tewas itu adalah dua pria dan dua wanita berusia 30-an dan 40-an tahun.

Polisi dan para pejabat taman mengatakan mereka sedang menyelidiki apa yang terjadi, dan bahwa mereka tidak mengetahui

adanya masalah dengan wahana itu sebelumnya. Tidak disebutkan apakah ada penumpang lain dalam rakit yang mengalami kecelakaan itu. (Best Profit Futures).

Taman ini ditutup setelah insiden tersebut.

Sumber dari http://nasional.inilah.com