PT Best Profit Futures Surabaya

Jokowi Kejar Keterlambatan Infrastruktur

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana membangun beberapa infrastruktur penting dalam lima tahun ke depan. Pembangunan ini dilakukan untuk mengatasi ketertinggalan akibat tidak efisiennya anggaran dalam beberapa tahun belakangan ini.

Jokowi menjelaskan, pembangunan infrastruktur harus segara dilakukan, namun memang dibutuhkan biaya yang besar. Untuk itu, pemerintah sudah menyiapkan anggaran infrastruktur dari pengalihan subsidi BBM.

“Kalau enggak punya duit, cari, tapi yang betul (caranya),” tegas Jokowi di Gedung BPK, Jakarta, Selasa (16/12/2014). (BEST PROFIT FUTURES)

Jokowi menilai, jika pembangunan infrastruktur terlambat, akan semakin mahal dan sulit untuk pembebasan tanahnya.

Dirinya pun mencontohkan pembangunan Mass Rapid Transportation (MRT) yang baru dijalankan Indonesia saat ini.

“Contohnya MRT, itu proyek dari 26 tahun lalu, tidak diputuskan. Tapi tahun lalu diputuskan, namun harga tanah makin mahal Rp10 juta,

sulitnya setengah mati membebaskan tanahnya, akhirnya dengan kemacetan yang ada. Infrastruktur jadi mahal,” paparnya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur memang harus dipercepat saat ini walaupun nantinya infrastruktur tersebut belum digunakan masyarakat luas.

“Misalnya jalan tol, bangun yang lebar. Memang saat ini mobil yang lewat enggak banyak Tapi tahun ke depan sudah banyak jutaan yang lewat,” tukasnya.

Gagal mempertahankan penguatannya setelah data yang lebih lemah dari perkiraan untuk laporan nonfarm payrolls AS, emas berjangka sekarang jatuh sampai ke level key support jangka panjang.

Kebanyakan analis mencermati level $ 1.250 seiring level itu merupakan level support kunci untuk reli 2016; Namun emas justru kokoh di bawah level tersebut,

dimana logam kuning ini terakhir diperdagangkan di level $ 1,249.80 per ounce, turun 0,25% pada hari Jumat. Analis mengatakan bahwa ada

potensi emas jatuh ke level kunci lainnya yang pada akhirnya bisa menandakan akhir untuk uptrend logam mulia ini. Tekanan jual terbaru telah mendorong logam kuning turun hampir 6% sejak awal pekan ini.

“Emas masih berusaha menemukan titik bawah teknis dan menjadi sangat sulit untuk menebak di mana harga akan menetap,” kata Bill Baruch, analis pasar senior di iiTrader. (BEST PROFIT FUTURES)

Dia mencatat bahwa laporan payrolls AS tidak memberikan emas banyak dukungan karena angka tersebut masih cukup baik bagi Fed

untuk menaikkan suku bunga pada bulan Desember. Dalam sebuah wawancara di CNBC, Presiden Fed Cleveland Loretta

Mester menggambarkan laporan kerja sebagai angka yang “solid” meskipun angka yang dirilis lebih lemah dari yang diharapkan. (BEST PROFIT FUTURES)

Jessica Fung, analis senior di pasar BMO Capital juga sepakat bahwa emas memiliki peluang untuk penurunan lebih jauh dalam jangka pendek

dan dalam beberapa bulan ke depan seiring pasar mulai melihat adanya kenaikan dalam suku bunga, yang akan memberikan lebih banyak dukungan untuk dolar AS.

Fung menambahkan bahwa sebagian besar penjualan merupakan hal teknis seiring penurunan menyebabkan perdagangan stop-loss

dimulai sehingga tidak ada hal yang bisa diberitahukan untuk sejauh mana harga akan jatuh dalam waktu dekat.

Meskipun emas terus menyerahkan kenaikannya sejak awal tahun ini beberapa analis masih memiliki harapan bahwa pasar dapat bangkit kembali.

Dalam sebuah wawancara awal pekan ini, Ole Hansen mengatakan bahwa emas tetap di berada uptrend-nya selama harga dapat terus bertahan di level $ 1200. (BEST PROFIT FUTURES)

Adam Button, analis senior di Forexlive.com mengatakan bahwa pedagang harus menunggu sampai hari ini. Dia mencatat bahwa penurunan harga emas selama seminggu lalu berkaitan dengan ditutupnya pasar Cina.

“Jumat lalu jelas tidak ada selera untuk pembelian emas namun investor mungkin memiliki kesempatan kedua dan kami harus menunggu untuk melihat apakah ada permintaan yang kuat hari ini ketika pasar Cina dibuka kembali,” katanya.

Button juga sepakat bahwa meskipun emas telah kehilangan pijakan yang signifikan minggu lalu, dia tidak akan mengharapkan untuk melakukan short selling sampai level terendah Juni di sekitar level $ 1,220 terlewati. (BEST PROFIT FUTURES)

Sumber dari http://economy.okezone.com