PT Best Profit Futures Surabaya

Jokowi-JK Akan Kaji Ulang Mobil Murah

BEST PROFIT FUTURES – Pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla akan mengkaji ulang program mobil murah ramah lingkungan (LCGC) yang dinilai berseberangan dengan

kampanye mengurangi kemacetan lalu lintas jika kelak mereka menang dalam pemilihan presiden, 9 Juli 2014.

“Kita kembalikan (kaji) green car (mobil ramah lingkungan), apakah dibolehkan (menggunakan) BBM dengan oktan

di bawah 90,” kata salah seorang anggota tim pemenangan Jokowi-JK bidang ekonomi,

Arif Budimanta, dalam diskusi yang bertajuk “Arah Perekonomian Indonesia menurut Jokowi-JK” di Jakarta, Kamis, 5 Juni 2014.

Selain itu, ujar dia, pihaknya tidak setuju terkait dengan insentif berupa pengurangan pajak penjualan nilai barang mewah hingga nol persen. “

Dengan PPnBM, seharusnya (harga mobil) di atas Rp 100 juta,” ujarnya. (Best Profit Futures)

Dia mengatakan, jika Jokowi-JK terpilih, masalah LCGC akan dibahas dengan Kementerian Keuangan, Kementerian Perindustrian, DPR,

dan pihak yang terlibat untuk mengkaji ulang program tersebut. “Kita harus ajak litbang Kementerian Perindustrian untuk mendudukkan konsep green car harus diperbaiki aturannya,” tuturnya.

Menteri Perindustrian MS Hidayat menilai program LCGC sudah tepat serta sejalan dengan perkembangan dunia otomotif di Indonesia.

“Pengembangan produk KBH2 (kendaraan bermotor hemat energi dan harga terjangkau) yang dicanangkan sejak 2013 sudah tepat dan sejalan dengan perkembangan bisnis otomotif dewasa ini,” kata Hidayat. (Best Profit Futures)

Dia mengatakan kendaraan LCGC di Indonesia juga turut mendongkrak kinerja ekspor otomotif Indonesia karena sudah ada dua merek yang melakukan ekspor,

yakni Agya (dengan nama Wigo) serta Karimun Wagon R.

“Dengan semakin meningkatnya kualitas produk ditambah semakin diminatinya produk KBH2 produksi Indonesia,

saya yakin, ekspor produk otomotif nasional akan menigkat,” tuturnya. (Best Profit Futures)

Pada 2012, ekspor kendaraan utuh atau CBU mencapai 125 ribu unit, sedangkan pada 2013 mencapai 170 ribu unit. Sedangkan ekspor kendaraan terurai atau CKD pada 2012 mencapai 100 ribu dan pada 2013 sebanyak 105 ribu unit.

  (Best Profit Futures)

Sumber dari http://www.tempo.co