PT Best Profit Futures Surabaya

Jokowi Bantah Tudingan Preteli Koalisi Pro-Prabowo

Best Profit Futures – Calon presiden terpilih Joko Widodo membantah anggapan yang menyatakan dirinya telah mempreteli kekuatan poros Koalisi Merah Putih.

“Yang mretel siapa?” ujarnya usai menghadiri acara syukuran bersama artis Salam Dua Jari, Minggu tadi malam, 4 Agustus 2014.

Tudingan dilancarkan politikus Partai Keadilan Sejahtera, Fahry Hamzah. Ia menilai koalisi permanen yang digagas partai pengusung pasangan calon presiden,

Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, terancam bubar lantaran Megawati dan Jokowi melobi anggota tim koalisi untuk menarik dukungannya.
Jokowi mengaku tak mengerti maksud ucapan tersebut. Sebab, ia belum pernah membuka pembicaraan dengan anggota atau pimpinan partai Koalisi Merah Putih.

“Saya belum pernah ada satu pun yang bertemu. Kalau dengan tim saya tidak mengerti. Tapi jelasnya belum,” katanya.

Sinyal pengalihan dukungan sedianya telah disampaikan oleh sejumlah kader partai, seperti Partai Demokrat. Sejumlah kader Partai Golkar pun mendesak percepatan

Musyawarah Nasional untuk melengserkan kepemimpinan Aburizal Bakrie dan mengevaluasi dukungan koalisi.

  (Best Profit Futures).

Emas naik untuk hari kelima untuk perdagangan di dekat level tertinggi dalam hampir sebulan terakhir seiring meningkatnya kekhawatiran menjelang pemilihan presiden

AS pada pekan depan mendorong investor untuk mencari aset haven, dengan jajak pendapat terbaru menunjukkan keunggulan yang dominan Hillary Clinton atas Donald Trump yang lesu.

Bullion untuk pengiriman segera naik sebanyak 0,2 % ke level $ 1,290.94 per ons dan berada di level $ 1,290.18 pada pukul 9:25 pagi waktu Singapura, menurut harga dari Bloomberg.

Pada hari Selasa, harga bullion menguat menjadi $ 1,291.98, yang tertinggi sejak 4 Oktober.

Harga emas jatuh pada bulan lalu di tengah harapan Federal Reserve yang bersiap untuk menaikkan biaya pinjaman.

Sementara pembuat kebijakan Fed menyimpulkan pertemuan bulan November mereka pada hari Rabu, kemungkinan kenaikan hanya 16

persen dan pemilihan presiden AS telah menjadi perhatian yang lebih besar. Rasa kekhawatiran di pasar didorong oleh ABC News / Washington

Post dalam jajak pendapat yang ditempatkan kandidat Partai Republik Trump satu persen poin dari pesaingnya dari Partai Demokrat.

Sumber dari http://www.tempo.co