PT Best Profit Futures Surabaya

Jatim Kini Miliki Asosiasi Perajin Batik

Best Profit Futures – Asosiasi Perajin Batik Jatim (APBJ) telah resmi berdiri pada 7 Juli 2014 lalu. Tapi acara launching atau deklarasinya digelar pada puncak peringatan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober mendatang.

“Ini untuk meningkatkan kualitas serta membuka akses pasar. Sebanyak 158 perajin batik di Jawa Timur mendirikan Asosiasi Perajin Batik Jawa Timur (APBJ).

Pendirian asosiasi batik pertama di Jawa Timur ini, tertuang dalam lampiran keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia bernomor AHU-00469.60.10.2014,”

kata Ketua APBJ Hj Putu Sulistiani Prabowo kepada wartawan, Selasa (16/9/2014). (Best Profit Futures)

Menurut dia, meski telah diikuti sebanyak 158 perajin batik, tapi ini belum semuanya karena perajin batik di Jatim diperkirakan mencapai 300-an perajin.

Pihaknya berharap mereka yang belum bergabung bisa segera mendaftarkan diri, sehingga bisa diajak bersama untuk memajukan batik di Jawa Timur.

Putu yang juga pemilik galeri dan workshop Batik ‘Dewi Saraswati’ di Jemursari Utara Surabaya ini menjelaskan, pendirian asosiasi ini tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kualitas batik Jatim.

Caranya, dengan berasosiasi, maka secara organisasi mereka bisa dengan mudah mengadakan pelatihan berkaitan dengan batik. (Best Profit Futures)

Selain itu, dengan mendirikan asosiasi, maka kerjasama dengan berbagai pihak terkait juga akan mudah dilakukan. Misalnya, untuk promosi,

serta permodalan maka asosiasi dengan mudah bisa bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Jatim, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, (Best Profit Futures)

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Biro Perekonomian, serta Dinas Komunikasi dan Informasi.

“Deklarasi APBJ sendiri rencananya akan dihadiri langsung Bude Karwo selaku Ketua Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah)

Jatim saat puncak peringatan hari Batik Nasional 2 Oktober di Taman Budaya Gedung Cak Durasim,” pungkasnya.

 (Best Profit Futures)

Saham Jepang naik ke level tertingginya sejak April setelah yen menyentuh level terendahnya tiga bulan terhadap dolar, meningkatkan prospek pendapatan eksportir.

Saham keuangan memimpin kenaikan didorong oleh Nomura Holdings Inc yang naik pada laba positif.

Lima saham naik untuk setiap empat saham yang jatuh di indeks Topix pada istirahat perdagangan di Tokyo, siap untuk mencatatkan bulan terbaiknya sejak Juli.

Yen jatuh ke level terlemahnya sejak Juli pada Kamis kemarin di tengah meningkatnya spekulasi pada kenaikan suku bunga The Fed di bulan Desember. (Best Profit Futures)

Investor mengkaji melalui hasil perusahaan untuk mengukur kesehatan perusahaan Jepang, dengan lebih dari 350 perusahaan di Topix akan memberikan laporannya minggu ini.

Hitachi Ltd dan Daiwa Securities Group Inc merupakan salah satu di antara mereka yang akan merilis laporan labanya Jumat ini. (Best Profit Futures)

Sumber dari beritajatim.com