PT Best Profit Futures Surabaya

Inilah Para Kandidat Pengganti Ical di Golkar

Best Profit Futures – Kekuasaan Aburizal Bakrie (Ical) sebagai Ketua Umum Partai Golkar akan segera berakhir seiring dengan tradisi berakhirnya pemilihan umum kendati saat ini masih sengketa di Mahkamah Konstitusi.

Namun, pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Golkar yang sejatinya menjadi hajat pemilihan ketua umum baru saat ini masih menjadi perdebatan. Ada kelompok yang ingin Munas berlangsung pada Oktober mendatang, ada pula pihak yang berpendapat Munas baru bisa berlangsung pada tahun 2015 nanti.    (Best Profit Futures).

Meski begitu, sejumlah nama yang dikabarkan akan mencalonkan diri menjadi ketua umum partai beringin ini sudah bermunculan. Siapa saja mereka? Berikut biodata singkatnya.

Agung Laksono: Lahir di Semarang, Jawa Tengah, 23 Maret 1949. Saat ini dirinya menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Indonesia. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat periode 2004-2009. Dalam Munas Partai Golkar pada tahun 2004 dan 2009, Agung terpilih sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar. Alumnus Fakultas Kedokteran UKI ini juga pernah menjabat sejumlah organisasi antara lain Ketua Umum BPP HIPMI, Ketua Umum DPP AMPI, dan Ketua Umum PPK Kosgoro 1957. Di akhir jabatan Presiden Soeharto Agung juga menjabat sebagai Menteri Negara Pemuda dan Olahraga. Sayang, pada Pemilu 2009 lalu dia gagal terpilih menjadi anggota DPR dari Dapil Jakarta 1 (Jakarta Timur).

Agus Gumiwang Kartasasmita: Putra dari politikus senior Partai Golkar Ginandjar Kartasasmita ini lahir di Jakarta 3 Januari 1969. Saat ini dia tercatat sebagai anggota Komisi I DPR. Agus memulai kariernya sebagai pengurus GEMA, salah satu organisasi kepemudaan di bawah Golkar. Dirinya pernah menjadi anggota MPR mewakili Gapensi. Dalam pemilu tahun 2009, ia terpilih menjadi anggota DPR mewakili wilayah pemilihan Jabar II. Pada Pemilihan Presiden kali ini, Agus memilih berseberangan dengan partainya. Dia memilih untuk mendukung pasangan Jokowi-Jusuf Kalla saat Golkar memutuskan berkoalisi dengan Prabowo-Hatta.

Priyo Budi Santoso: Lahir di Trenggalek, Jawa Timur, 30 Maret 1966. Saat ini dirinya menjabat sebagai Wakil Ketua DPR Periode 2009-2014 mewakili Partai Golongan Karya dari Daerah Pemilihan Jawa Timur I (Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo). Dalam karir kepemudaannya, Priyo pernah tercatat sebagai ketua umum termuda dalam organisasi Trikarya (Soksi, MKGR, dan Kosgoro 1957). Priyo juga pernah menjadi salah seorang ketua koordinasi dalam Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dan Ketua PB Lembaga Karate Do Indonesia (Lemkari). Sayangnya, nama Priyo sempat dikaitkan dengan kasus korupsi pengadaan Alquran dengan terdakwa Anggota Komisi VIII DPR dari Golkar, Zulkarnaen Djabar.

MS Hidayat: Pria bernama asli Mohamad Suleman Hidayat ini lahir di Jombang, Jawa Timur, 2 Desember 1944. Saat ini menjabat sebagai Menteri Perindustrian. Sebelumnya, dia pernah menjabat sebagai Ketua KADIN sejak 2004 dan menjabat ketua Real Estate Indonesia. MS Hidayat juga pernah menjadi Anggota DPR komisi keuangan dan perbankan pada periode 2004-2009.    (Best Profit Futures).

Fadel Muhammad: Lahir di Ternate, Maluku, 20 Mei 1952. Dia pernah menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan pada Kabinet Indonesia Bersatu II namun pada 18 Oktober 2011 dia menjadi salah satu menteri yang direshuffle oleh Presiden SBY dan digantikan oleh rekan separtainya Sharif Cicip Sutardjo. Sebelumnya, Fadel dikenal sebagai Gubernur Provinsi Gorontalo dan pernah memperoleh rekor MURI karena berhasil mendapatkan suara sebanyak 81 persen. Pria yang berlatar belakang pengusaha ini meraih gelar insinyur dari Jurusan Teknik Fisika, Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1978.    (Best Profit Futures).

Airlangga Hartarto: Lahir di Surabaya, Jawa Timur, 1 Oktober 1962. Airlangga saat ini menjabat Ketua Komisi VI DPR RI yang membidangi perindustrian, perdagangan, UKMK, investasi, dan BUMN. Airlangga juga pernah menjadi Ketua Komisi VII DPR pada 2009 lalu yang membidangi persoalan energi, lingkungan hidup dan ristek. Di Golkar sendiri dia tercatat sebagai Ketua DPP dan mantan wakil bendahara umum. Lulusan Universitas Gajah Mada dan Australia ini juga pernah aktif di berbagai organisasi di antaranya sebagai Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), dan anggota Majelis Wali Amanah Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Dia menjadi anggota DPR dengan suara terbanyak dari daerah pemilihannya di Jawa Barat V (Kabupaten Bogor).

     (Best Profit Futures).

Sumber dari http://pemilu.okezone.com