PT Best Profit Futures Surabaya

Inilah Identitas Tiga Jenazah Korban AirAsia

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur terus melakukan proses identifikasi terhadap jenazah korban pesawat Air Asia QZ 8501,

yang berada di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya. Hari ini, identitas 3 jenazah berhasil diketahui.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Anas Yusuf menyatakan bahwa keberhasilan mengindentifikasi jenazah korban berkat dukungan dari para dokter ahli berbagai universitas.

“Kita dibantu para dokter dan profesor dari Unair, UI, UGM, dan Unibraw. Hari ini, tiga jenazah lagi berhasil kita identifikasi,” paparnya, Jumat (BEST PROFIT FUTURES).

Ketiga jenazah adalah Grayson Herbert Linaksita, Khairunisa Haidar Fauzi, dan Kevin Alexander Soetjipto. “Ketiganya diketahui berdasarkan pemeriksaan gigi,

sidik jari, dan data-data medis,” kata Ketua tim DVI Jawa Timur Kombes Pol Budiono. (BEST PROFIT FUTURES).

Ditambahkan pula, kerja tim DVI telah diatur oleh undang-undang. Bahwa, Polri bertugas dan berwenang untuk mengidentifikasi korban kecelakaan.

“Kerja ini berstandar internasional dan bisa dipertanggungjawabkan secara hukum,” katanya. (BEST PROFIT FUTURES).

Sekadar diketahui, sebelumnya, Tim DVI telah berhasil mengidentifiaksi satu korban, yaitu atas nama nama Hayati Lutfiah Hamid,

warga Sawotratap Sidoarjo, Jawa Timur. Sehingga, total identitas korban yang telah diketahui sebanyak 4 jenazah.

Bursa saham Jepang naik ke level tertinggi dalam empat bulan,

karena minyak melonjak dan Hillary Clinton tampaknya memperketat cengkeramannya pada pemilihan presiden AS bulan November mendatang. (BEST PROFIT FUTURES).

Indeks Topix naik 0,7% ke 1,360.32 ke level tertinggi sejak Juni pada istirahat perdagangan di Tokyo, dipimpin oleh penjelajah dan produsen energi.

Saham-saham kembali diperdagangkan setelah liburan di Jepang pada hari Senin, ketika ekuitas global menguat dan setelah debat kedua presiden AS menambahkan ke spekulasi bahwa Clinton akan menang atas Donald Trump.

Minyak menguat ke level tertinggi dalam lebih dari setahun setelah dua produsen terbesar minyak mentah di dunia, Arab Saudi dan Rusia,

mengatakan mereka siap bekerja sama untuk membatasi produksi. Yen diperdagangkan di level 103,99 per dolar, melemah untuk hari kedua. (BEST PROFIT FUTURES).

Rusia bersedia untuk bergabung dengan upaya Organisasi Negara Pengekspor Minyak untuk menstabilkan pasar,

membutuhkan baik pembekuan atau pemotongan untuk tingkat produksi saat ini, kata Presiden Vladimir Putin, pada hari Senin.

Banyak produsen di luar kelompok telah menyatakan kesediaan untuk bekerja sama terkait pembatasan produksi, kata Menteri Energi dan Industri Arab Saudi Khalid Al-Falih,

menambahkan bahwa ia “optimis” akan ada kesepakatan yang bisa mengangkat harga minyak setinggi $ 60 per barel pada akhir tahun. (BEST PROFIT FUTURES).

Sumber dari http://beritajatim.com