PT Best Profit Futures Surabaya

Inilah alasanya Saham Astra Masih Bagus Sampai Saat Ini

BEST PROFIT FUTURES – Kendati banyak mendapatkan tekanan pasar, namun PT Astra International Tbk (ASII) mampu bertahan.

Kehadiran mobil murah serta harga komoditas memberikan dapat memberikan tekanan kepada anak usaha, dan tentunya mempengaruhi kinerja saham ASII.

Selain itu, tekanan dari anak usaha yaitu PT United Tractors Tbk (UNTR) dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) karena harga komoditas seperti batu bara dan minyak kelapa sawit (CPO) yang masih tertekan. (Best Profit Futures)

Analis Pefindo Guntur Tri Hariyanto mengatakan, memang bila dilihat dari kuartal I laba dan pendapatan masih naik.

Perseroan masih mampu mempertahankan kinerja di tengah gejolak, hal tersebut terbukti dari pembagian dividen yang menjadi komitmen perseroan.

“Mereka masih bisa mempertahankan kinerja, tahun ini kenaikannya masih moderat, tapi perusahaan ini masih komitmen dengan memberikan dividen,” katanya kepada Okezone, Rabu (30/4/2014). (Best Profit Futures)

Menurutnya, saham ASII masih bagus, dan pertumbuhan sahamnya masih moderat, terutama didukung oleh pertumbuhan sektor otomotif yang masih tumbuh kuat ditengah kebijakan pemerintah. (Best Profit Futures)

Dolar bertahan di dekat lima bulan tertinggi terhadap yen di tengah spekulasi bahwa

Federal Reserve akan menaikkan suku bunga karena Bank of Japan mempertahankan pelonggaran moneter.

Mata uang AS telah menguat terhadap semua kecuali satu dari 16 mata uang utama dalam bulan ini karena kemungkinan berdasarkan pasar bahwa

The Fed akan menaikkan suku bulan depan naik menjadi 94 persen dari 71 persen pada akhir Oktober.

Indeks greenback tetap berada di dekat level tertinggi sembilan bulan setelah data pada hari Selasa menunjukkan penjualan ritel AS lebih

kuat dari perkiraan dan Presiden The Fed Boston Eric Rosengren mengatakan bank sentral akan memperketat dengan cepat stimulus fiskal tambahan.

Presiden terpilih Donald Trump telah mengusulkan meningkatkan pengeluaran dan pemotongan pajak.

Dolar sedikit berubah di level 109,02 yen pada pukul 09:10 pagi di Tokyo dari Selasa kemarin, ketika menyelesaikan keuntungan dua hari dan menyentuh level 109,34, tertinggi sejak 2 Juni.

Dolar telah menguat 4 persen dalam bulan ini. Indeks Bloomberg Dollar Spot, yang melacak mata u

ang terhadap 10 mata uang utama, naik 0,1 persen, memperpanjang kenaikan untuk bulan November menjadi 2,4 persen.

Sumber dari economy.okezone.com