PT Best Profit Futures Surabaya

Ini Alasan Banyak Aplikasi Gratis di Android

BEST PROFIT FUTURES –  Tak dipungkiri lagi jika toko aplikasi Android, Google Play Store, menawarkan lebih banyak aplikasi gratisan dibanding toko aplikasi lain, semisal Apple App Store atau toko aplikasi Windows Phone.

Google memang punya cara berbeda dalam mengembangkan toko aplikasi untuk Android. Aplikasi di dalamnya diusahakan bisa gratis diunduh,

namun tetap menjanjikan keuntungan bagi para pembuatnya. Bisa lewat iklan atau konten berbayar di dalam aplikasi.

Menurut lembaga riset App Anie, cara tersebut sukses membuat Google meraih untung besar. Kini 98% pendapatan Google dari Play Store justru didapat dari aplikasi gratisan, bukan yang berbayar.

Laporan yang dikutip detikINET, Rabu (25/6/2014), itu juga menyingung soal pertumbuhan aplikasi di Google Play yang paling cepat dibanding pesaingnya. (BEST PROFIT FUTURES).

Dalam 6 bulan terakhir saja di sana sudah ada 200 ribu aplikasi baru, dengan total jumlah aplikasi mencapai 1,5 juta. Bandingkan dengan toko aplikasi

Microsoft untuk Windows Phone yang baru punya 250 aplikasi sejak pertama kali berdiri.

Lebih rinci lagi laporan tersebut juga menuliskan bahwa kategori game masih menjadi penyumbang pendapatan terbesar dari seluruh aplikasi.

Sayang, tak disinggung berapa besar pemasukan yang didapat Google dari Play Store.

  (BEST PROFIT FUTURES).

Minyak diperdagangkan mendekati level $ 45 per barel seiring pemilih mempersiapkan diri untuk pergi ke tempat pemungutan suara untuk melakukan

pemilihan presiden AS dan sebelum data stok minyak mingguan pemerintah yang diperkirakan akan menunjukkan stok bertambah dalam konsumen minyak mentah terbesar di dunia ini.

Futures sedikit berubah di New York setelah naik 1,9 persen pada hari Senin, yang merupakan kenaikan terbesar dalam lebih dari dua minggu.

Ekuitas di Asia mengikuti saham AS yang lebih tinggi setelah jajak pendapat menunjukkan Hillary Clinton mengungguli Donald Trump.

Stok minyak mentah naik 1,5 juta barel pekan lalu, menurut survei Bloomberg sebelum laporan Energy Information Administration pada hari Rabu

. Itu akan menjadi kenaikan mingguan kedua stok minyak nasional.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember di $ 44,91 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 2 sen, pada pukul 08:53 pagi waktu Hong Kong.

Kontrak tersebut naik 82 sen ke level $ 44,89 pada hari Senin yang merupakan kenaikan terbesar sejak 19 Oktober. total volume perdagangan yakni sekitar 80 persen di bawah rata-rata 100-hari.

Brent untuk pengiriman Januari bertambah 57 sen, atau 1,3 persen, ke level $ 46,15 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London, Senin. (BEST PROFIT FUTURES).

Minyak mentah acuan global mengakhiri sesi dengan premi 68 sen untuk WTI Januari

Sumber dari http://inet.detik.com