PT Best Profit Futures Surabaya

Indonesia Butuh Pemimpin yang Mampu Bangun Sejarah Baru

BEST PROFIT FUTURES – Tak dapat dipungkiri, potensi ancaman terhadap wilayah kedaulatan NKRI sejauh ini masih ada.

Ya, kesabaran Indonesia kembali diuji menyusul ulah Malaysia yang membangun tiang

pancang rambu suar di perairan Tanjung Datu, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat belum lama ini.

Ihwal berbagai potensi ancaman terhadap kedaulatan wilayah, bangsa saat ini membutuhkan

seorang figur pemimpin yang memiliki ketegasan sehingga mampu memancarkan wibawa di mata dunia internasional.

Dari dua pasangan calon presiden dan wakil presiden yang akan bertarung di pemilihan presiden 2014

mendatang, gaya kepemimpinan tegas lebih melekat pada sosok Prabowo Subianto. (Best Profit Futures)

Politisi Partai Gerindra, Yudi Syamhudi Suyuti mengatakan, yang dibutuhkan Indonesia saat ini adalah

pemimpin yang mampu membangun kesepakatan untuk mencapai keseimbangan.

Tidak hanya itu, pemimpin bangsa nantinya juga harus mampu mencapai titik temu antara kepentingan rakyat

dari arus bawah ke atas mencapai titik temu dengan arus atas ke bawah. (Best Profit Futures)

“Pemimpin yang mampu menempatkan kepentingan nasionalisme di tengah-tengah kepentingan internasional.

Dan juga pemimpin yang mampu membangun sejarah baru sebagai realita sekarang dengan menempatkan masa lalu,

sekarang dan besok secara adil,” terang Yudi kepada Okezone, di Jakarta, Jumat (23/5/2014).

Yudi yang juga inisiator Persatuan Rakyat Indonesia (PRI) ini mengatakan, kepemimpinan nantinya juga harus bisa diterima di semua kutub dunia internasional.

Baik itu Amerika Serikat (AS), China, Timur Tengah dan negara-negara yang bekerja

sama dengan RI dengan tetap mengedepankan kepentingan nasional di depan.

“Termasuk negara tetangga kita, Malaysia. Khususnya kepentingan rakyat. Arus kekuatan nasional sekarang tentu beda dengan zaman Soekarno, Soeharto.

Zaman sekarang adalah zaman di mana pemimpin membuat keputusan sejarah,” pungkasnya. (Best Profit Futures)

“Termasuk negara tetangga kita, Malaysia. Khususnya kepentingan rakyat. Arus kekuatan nasional sekarang tentu beda dengan zaman Soekarno, Soeharto.

Zaman sekarang adalah zaman di mana pemimpin membuat keputusan sejarah,” pungkasnya. (Best Profit Futures)

Sumber dari http://pemilu.okezone.com