PT Best Profit Futures Surabaya

Indeks Kepercayaan Ifo Jerman Turun Kurang Dari Harapan Pasca Voting Brexit

Best Profit
Best Profit Futures – Sentimen bisnis Jerman memburuk kurang dari yang diharapkan pada bulan Juli,

perusahaan sinyal mungkin telah bertahan kejutan awal dari keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa.

Best Profit Futures – Indeks bisnis Ifo institute yang berbasis di Munich turun ke 108,3 dari 108,7 pada bulan Juni.

Estimasi rata-rata dalam survei Bloomberg terhadap para ekonom menyebutkan penurunan ke 107,5.

Laporan tersebut menunjukkan ekonomi terbesar Eropa tetap kuat untuk saat ini bahkan karena Inggris, menjadi tujuan terbesar ketiga untuk ekspor Jerman, kejutan dari efek referendum 23 Juni.

Sebuah survei manajer pembelian terpisah pekan lalu menunjukkan output manufaktur Jerman mencapai level tertinggi sejak awal 2014 di bulan Juli,

ditopang oleh rekor rendah pada sektor pengangguran dan meningkatnya permintaan. (Best Profit Futures)

Indeks Ifo kondisi ekonomi saat ini naik ke level 114,7 dari revisi 114,6, menurut laporan tersebut. Indeks harapan memburuk ke level 102.2 dari 103.1.

Selain itu Ekspor Jepang Turun Lagi pada bulan Juni, untuk Bulan Ke-9 Beruntun

Ekspor Jepang turun lagi pada bulan Juni, dengan pengiriman turun untuk bulan kesembilan berturut-turut,

menyulitkan upaya untuk menghidupkan kembali perekonomian nasional.(Best Profit Futures)

Pengiriman ke luar negeri turun 7,4 persen pada Juni dari tahun sebelumnya, data Departemen Keuangan menunjukkan, Senin.

Estimasi median ekonom yang disurvei Bloomberg yakni untuk penurunan 11,3 persen.

Impor turun 18,8 persen, meninggalkan surplus perdagangan sebssar ¥ 692.8 miliar ($ 6,5 milyar).(Best Profit Futures)

Ekspor yang lemah menambah kekhawatiran tentang pemulihan ekonomi yang sedang disuahakan sebelum Bank of Japan bertemu akhir pekan ini untuk mempertimbangkan apakah mereka akan menambah stimulus moneter.

Pertumbuhan Jepang berada dalam risiko menyusul perlambatan permintaan luar negeri dan lonjakan yen tahun ini membuat produk negeri sakura tersbut menjadi kurang menarik di luar negeri dan menyakiti pendapatan eksportir. Fast Retailing Co,

pemilik jaringan ritel pakaian Uniqlo, dan Toyota Motor Corp telah memperingatkan tentang dampak dari penguatan yen.(Best Profit Futures)

Ekspor ke AS jatuh 6,5 persen pada Juni dari tahun sebelumnya, sementara pengiriman ke Uni Eropa turun 0,4 persen, sementara ekspor ke China,yang merupakan mitra dagang terbesar Jepang, turun 10 persen.

Sedangkan Jajak Pendapat Brexit Membuat Gejolak Pada Ekonomi Inggris

Ekonomi Inggris menunjukkan “penurunan dramatis” pasca pemungutan suara Brexit terkait kegiatan usaha yang menyusut pada laju tercepat sejak krisis keuangan, seperti yang didapat dari sebuah survei.

Indeks Purchasing Managers menggabungkan perkiraan cepat sektor jasa dan manufaktur merosot ke 47,7 pada bulan Juli, terendahnya sejak April 2009 dan di bawah level 50 membagi ekspansi dari kontraksi,

menurut Markit Economics dalam sebuah laporan yang diterbitkan Jumat. Ekonom dalam survei Bloomberg memperkirakan pembacaan pada angka 49.

Indeks jasa, bagian terbesar dari ekonomi, turun menjadi 47,4.(Best Profit Futures)

Temuan baru menunjukkan bahwa Inggris berisiko jatuh ke dalam resesi, dengan pembacaan terbaru dari Markit yang menempatkan perekonomian di jalur untuk kontraksi 0,4 persen pada kuartal ketiga.

Data yang dikumpulkan antara 12 Juli dan 21 Juli memberikan bukti terkuat dari kerusakan ekonomi akibat kejutan dari jajak pendapat bulan lalu untuk meninggalkan Uni Eropa

sehingga menimbulkan dan mungkin meraih argumen yang mendukung diperbaharuinya stimulus oleh Bank of England.

Sementara sebagian besar anggota Komite Kebijakan Moneter mengatakan bahwa ada tindakan yang diperlukan pada bulan Agustus,

dua dari sembilan pejabat yang berpendapat bahwa mereka perlu bukti lebih lanjut dari dampak Brexit untuk dimiliki.(Best Profit Futures)

“Penurunan ini, apakah mewujudkan dirinya dalam pembatalan order-book, kurangnya perintah baru atau penundaan atau penghentian proyek,

itu paling sering dikaitkan dalam satu atau lain cara untuk Brexit,” kata Chris Williamson, kepala ekonom di Markit.

“Dengan pembuat kebijakan yang menunggu untuk melihat data akurat pada keadaan ekonomi sebelum mempertimbangkan stimulus,

kemerosotan di PMI akan memberikan argumen yang kuat untuk tindakan cepat.”

Indeks jasa-aktivitas jatuh dari 52,3 pada Juni, sementara manufaktur turun ke 49,1 dari 52,1, menurut Markit.(Best Profit Futures)

Sumber: Bloomberg