PT Best Profit Futures Surabaya

Indeks Berjangka S & P 500 Turun Tipis ; Alphabet, Amazon Naik Pasca Laporan Laba

Best Profit
Best Profit Futures – Indeks saham berjangka AS bergerak lebih rendah, dengan S & P 500 siap untuk kenaikan bulanan beruntun terpanjang dalam dua tahun,

karena investor menunggu data pertumbuhan ekonomi dan penilaian laporan pendapatan.

Best Profit Futures – Perusahaan induk Google, Alphabet Inc, naik 3,2 persen dalam pembukaan perdagangan setelah laba kuartalannya melampaui perkiraan.

Amazon.com Inc naik 1,4 persen setelah memperkirakan penjualan yang dapat melebihi proyeksi analis.

Exxon Mobil Corp dan Xerox Corp merupakan perusahaan-perusahaan yang berada dalam 18 perusahaan S & P 500 yang melaporkan hasilnya hari ini. (Best Profit Futures)

Indeks berjangka S & P 500 turun 0,2 persen ke 2,160.75 pada 10:44 pagi di London. Indeks acuan naik di tengah penurunan laba perusahaan kemarin,

menutup di sekitar lima poin dari rekor. Kontrak Dow Jones Industrial Average kehilangan 33 poin ke 18.343 hari ini. (Best Profit Futures)

Selain itu Saham AS Berfluktuasi Karena Data GDP Yang Mengecewakan

Saham AS berfluktuasi, dengan Indeks S&P 500 menuju kenaikan bulanan kelima, setelah data menunjukkan bahwa ekonomi Amerika tumbuh lebih lambat dari perkiraan kuartal terakhir memberi Federal Reserve tidak ada alasan untuk mempercepat waktu untuk menaikan suku bunganya.

Laba dari Alphabet Inc mendorong saham teknologi.

Indeks S&P 500 turun 0,1% menjadi 2,168.78 pada 09:31 pagi di New York. Indeks berjangka awalnya memperpanjang penurunan setelah data menunjukkan GDP meningkat pada tingkat tahunan sebesar 1,2%,

di bawah perkiraan rata-rata ekonom yang disurvei oleh Bloomberg. Memangkas penurunan karena investor menilai komponen laporan yang menunjukkan belanja konsumen masih tangguh. (Best Profit Futures)

Sedangkan GDP Kuartal Kedua AS Meningkat Lamban 1,2% Di Tingkat Tahunan

Ekonomi AS tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 1,2% pada kuartal kedua, ditekan oleh penurunan yang besar dalam investasi bisnis, Departemen Perdagangan mengatakan pada Jumat. (Best Profit Futures)

Gain kuartal kedua masin jauh di bawah tingkat ekonom sebesar 2,6% yang disurvei MarketWatch memperkirakan. Menambah beberapa pelemahan, pertumbuhan kuartal pertama juga direvisi turun ke tingkat tahunan 0,8% dari estimasi sebelumnya gain 1,1%.

Pertumbuhan yang lesu dapat menggagalkan niat Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga secara bertahap. Pelemahan dari yang diharapkan pertumbuhan juga dapat membuat perekonomian menjadi persoalan yang lebih besar dalam kampanye pemilihan presiden. (Best Profit Futures)

Sumber: Bloomberg