Indeks BEI Buka Ditekan Dorong Saham Global

News

BEST PROFIT FUTURES – Pasar saham global yang tertekan mendorong indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (18/4) dibuka melemah 16,59 poin

di tengah kondisi ekonomi dalam negeri yang positif. IHSG BEI dibuka turun 16,59 poin atau 0,33 persen

ke posisi 4.982,05. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah 4,15 poin (0,49 persen) ke level 843,74.

Analis Samuel Sekuritas, Yualdo Yudoprawiro mengatakan setelah mengalami penguatan cukup signifikan pada perdagangan saham kemarin (Rabu, 17/4),

sentimen negatif pasar saham global menahan laju indeks BEI hari ini (Kamis, 18/4).  (Best Profit Futures)

“Bursa Asia pagi ini dibuka melemah sekitar 0,7 persen memfaktorkan sentimen negatif dari harga komoditas yang terjadi tadi malam

dengan minyak melemah 2,6 persen ke level 86,4 dolar AS per barel,” katanya di Jakarta, Kamis (18/4).

Ia menambahkan saham-saham sektor semen yang menguat signifikan pada perdagangan kemarin juga cukup rawan terkena tekanan jual oleh pelaku pasar untuk merealisasikan keuntungan.

“Selain itu saham sektor komoditas dan perbankan diperkirakan juga bergerak melemah,” katanya.  (Best Profit Futures)

Analis Panin Sekuritas Purwoko Sartono menambahkan hari ini ruang gerak IHSG diproyeksikan cenderung bergerak dalam kisaran terbatas dimana ada potensi terjadinya aksi ambil untung.

“IHSG diperkirakan bergerak ‘mixed’ dengan kisaran 4.971-5.015 poin,” katanya.

Ia mengemukakan sentimen negatif cenderung datang dari eksternal di tengah langkah lembaga dana moneter internasional (IMF) yang menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia dan mendesak

Eropa melakukan kebijakan monetari agresif seiring dengan kontraksi ekonomi di Eropa yang masuk tahun ke dua.

Bursa regional diantaranya indeks Hang Seng menguat 25,57 poin (0,12 persen) ke level 21.595,24, indeks Nikkei-225 turun 112,86 poin (0,84 persen)

ke level 13.270,03, Straits Times melemah 1,16 poin (0,04 persen) ke posisi 3.290,30.  (Best Profit Futures)

Dolar bertahan di dekat lima bulan tertinggi terhadap yen di tengah spekulasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga karena Bank of Japan mempertahankan pelonggaran moneter.

Mata uang AS telah menguat terhadap semua kecuali satu dari 16 mata uang utama dalam bulan ini karena kemungkinan

berdasarkan pasar bahwa The Fed akan menaikkan suku bulan depan naik menjadi 94 persen dari 71 persen pada akhir Oktober.

Indeks greenback tetap berada di dekat level tertinggi sembilan

bulan setelah data pada hari Selasa menunjukkan penjualan ritel AS lebih

kuat dari perkiraan dan Presiden The Fed Boston Eric Rosengren mengatakan bank sentral akan memperketat dengan cepat stimulus fiskal tambahan.

Presiden terpilih Donald Trump telah mengusulkan meningkatkan pengeluaran dan pemotongan pajak.

Dolar sedikit berubah di level 109,02 yen pada pukul 09:10 pagi di Tokyo

dari Selasa kemarin, ketika menyelesaikan keuntungan dua hari dan menyentuh level 109,34,

tertinggi sejak 2 Juni. Dolar telah menguat 4 persen dalam bulan ini. Indeks Bloomberg Dollar Spot, yang melacak mata uang terhadap 10 mata uang

utama, naik 0,1 persen, memperpanjang kenaikan untuk bulan November menjadi 2,4 persen.

Sumber dari www.republika.co.id

PERHATIAN!
MANAGEMEN PT.BESTPROFIT FUTURES (PT BPF) MENGHIMBAU KEPADA SELURUH MASYARAKAT UNTUK LEBIH BERHATI-HATI TERHADAP BEBERAPA BENTUK PENIPUAN YANG BERKEDOK INVESTASI MENGATASNAMAKAN PT BPF DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA ELEKTRONIK ATAUPUN SOSIAL MEDIA. UNTUK ITU HARUS DIPASTIKAN BAHWA TRANSFER DANA KE REKENING TUJUAN (SEGREGATED ACCOUNT) GUNA MELAKSANAKAN TRANSAKSI PERDAGANGAN BERJANGKA ADALAH ATAS NAMA PT.BESTPROFIT FUTURES, BUKAN ATAS NAMA INDIVIDU.